Pelanggar Emisi Ditindak Tegas

Koran SI, Koran SI · Rabu 16 Desember 2009 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2009 12 16 338 285495 86PYYb7cCO.jpg

JAKARTA - Wali Kota Jakarta Pusat Sylviana Murni mengatakan wilayahnya akan tegas terhadap pencemaran udara. Karena itu jajarannya tak akan menoleransi pelanggaran uji emisi dan pencemaran udara lainnya.

"Tidak ada toleransi bagi pelanggaran uji emisi, tidak ada toleransi bagi mereka,” papar Sylviana, kemarin.

Sebagai wujud tindak tegas itu, mulai kemarin dilakukan razia mobil yang akan memasuki kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Bagi mobil yang tidak memiliki stiker tanda lulus uji emisi diminta berbalik arah dan dilarang parkir di dalam area kantor. Sylviana mengatakan kebijakan ini berlaku bagi semua pihak.

Siapa pun yang masuk ke kantor harus lulus uji emisi, jika tidak, kendaraan itu tidak akan bisa masuk. "Tidak ada toleransi, sebab sudah sering saya bikin uji emisi gratis. Seperti di parkir Monas beberapa waktu lalu dan tempat lainnya,” tegasnya.

Menurut Syilviana dasar kebijakan itu adalah Perda No 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Juga tertuang dalam Instruksi Wali Kota No 82 tahun 2009 tentang kawasan emisi bersih pada halaman parkir di lingkungan pemerintah administrasi Jakarta Pusat dan Surat edaran No 12/SE/ 2009 tentang ketentuan parkir kendaraan roda empat atau lebih di halaman kantor Wali Kota dan di delapan kecamatan.

Sylviana menegaskan, Jakarta Pusat merupakan wilayah pertama di Jakarta yang menegakkan aturan itu. Dia mengatakan hal ini juga wujud komitmen dan percontohan dari wilayahnya. "Kita ini juara satu Adipura tingkat nasional, jadi harus memberi contoh,” ujarnya.

Tidak hanya di kantor Wali Kota, Sylviana akan menggalakkan razia ke tempat-tempat lain, seperti mal atau tempat wisata. Selain itu, pihaknya juga akan bersikap tegas terhadap pelanggaran pencemaran udara lewat asap rokok.

"Kita akan galakkan operasi yustisi rokok.Tempat yang belum ada ruangan khusus merokok akan kami minta untuk disediakan. Kalau bandel akan kita tindak,” tegasnya.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini