Sudah 12 Tahun Makam Mbah Priok Terus Diteror

Frida Astuti, Okezone · Kamis 14 Januari 2010 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 14 338 294248 nmRkVx6H3i.jpg Gerbang makam Mbah Priok, Jakarta Utara. (Foto: beritajakarta.com)

JAKARTA - Teror terhadap makam wali Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan bin Muhammad Al Haddad Husain Ass Syafi'i Sunnira, atau kerap disebut Mbah Priok, bukan dimulai pada tahun 2003-2004. Namun menjelang keruntuhan orde baru.

"Ancaman dan upaya-upaya untuk menggusur makam sudah dilakukan sejak 12 tahun yang lalu. Tak jarang kami sebagai pengurus makam diancam untuk dibunuh, disantet, dan lain-lain," ungkap pengurus makam, seperti dituturkan Pengurus makam, Habibina, kepada okezone, Kamis (14/1/2010).

Pada tahun 1997, tuturnya, berbagai cara dilakukan untuk menggusur dan membongkar lahan makam kramat. Ahli waris, dan para alim ulama khasaf sudah memperingatkan pada penguasa agar tidak mencoba-coba menggusur keberadaan Makam, tetapi tidak dihiraukan.

21 Agustus 1997 silam, saat proyek dan penggusuran serta pembongkaran paksa berjalan, terjadilah peristiwa-peristiwa aneh. "Alat-alat mesin berat yang digunakan untuk membongkar patah, buldozer terperosok ke dalam tanah, orang-orang yang terlibat dalam proyek pembongkaran banyak yang celaka, ada yang sakit, lumpuh, stroke, dan ada yang mati," sebutnya.

Disebutkannya lagi, juga terdapat seorang petugas satpam yang tertabrak kontainer pada saat proyek tersebut berjalan. Kaki satpam tersebut terlindas dan diamputasi. Namun malah membusuk dan mengeluarkan belatung.

"Komandan yang mengerahkan massa untuk mengepung makam ini juga akhirnya mati," ucapnya.

Oleh karena itu, Habibina menganjurkan bagi pihak yang menggunakan lahan makam dan sekitarnya untuk kepentingan bisnis, hendaknya berhati-hati dalam bertindak.

"Apabila jalan yang ditempuh benar, maka Insya Allah selamat. Sebaliknya apabila jalan yang ditempuh salah maka celaka baginya," tuturnya.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini