Pemkot Depok Siapkan Perda Uji Emisi

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Minggu 07 Februari 2010 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2010 02 07 338 301209 SCHwkt2ZXE.jpg Uji emisi di Jakarta

DEPOK - Hasil uji Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok menyebutkan, tingkat pencemaran karbon di Terminal Depok tergolong tinggi yaitu sepertiga dari ambang batas.

 

Hasil uji tersebut dilakukan di 11 titik, di antaranya Jalan Margonda, Jalan Raya Bogor, Jalan Alternatif Cibubur, serta Sawangan.

Tak hanya karbon, namun partikel debu dan kebisingan di Jalan Raya Bogor sudah melebihi ambang batas. Guna menurunkan tingkat pencemaran udara, Badan Lingkungan Hidup tengah menyusun dan mengusulkan peraturan daerah (Perda) terkait uji emisi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Rahmat Subagyo mengatakan, langkah untuk menurunkan tingkat pencemaran udara adalah dengan uji emisi semua kendaraan serta menanam pohon untuk jangka panjang.

Pihaknya, kata Rahmat, tengah mengumpulkan data serta menyiapkan Perda terkait uji emisi. "Niat kita bahkan harus selangkah lebih maju dari Jakarta. Kalau di Jakarta mobil yang tidak lolos uji tidak boleh parkir, kalau kami bahkan akan kenakan denda untuk PAD, yang lolos dapat stiker," katanya kepada wartawan, Minggu (7/2/10).

Rahmat menyebutkan, kendaraan pribadi di Depok justru lebih banyak tak lolos uji emisi dibandikan angkutan kota. Hal itu, kata Rahmat, karena kurangnya pemeliharaan oleh pemilik kendaraan pribadi.

"Dari 20 kendaraan pribadi, ada 50 persen yang tidak lolos uji, kalau angkot justru diuji kir setiap 6 bulan sekali," jelasnya.

Dua bulan lalu, Badan Lingkungan Hidup Kota Depok menguji tingkat pencemaran udara berdasarkan indikator fisika seperti suhu udara, arah angin, dan kelembaban udara. Serta indikator kimia seperti karbon, amonia, dan partikel debu.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini