Kendaraan Pribadi Penyumbang Emisi Tertinggi

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Senin 15 Februari 2010 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2010 02 15 338 303564 OcdeIAD2xd.jpg Ilustrasi (Foto: RCTI)

DEPOK - Meski ada 6 ribu angkutan umum di Depok yang beroperasi setiap hari, namun hasil uji emisi Badan Lingkungan Hidup (BLH) menyebutkan, kendaraan pribadi menjadi penyumbang emisi tertinggi.  

Dari 200 kendaraan yang diuji oleh BLH, sebanyak 60 persen justru didominasi kendaraan pribadi.

 

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok, Rahmat Subagyo mengatakan selain kendaraan pribadi, tingkat pencemaran zat karbon di Terminal Depok mencapai sepertiga dari ambang batas. Rahmat meminta kepada pemilik kendaraan pribadi untuk rutin menguji emisi setiap 6 bulan sekali.

 

"Saya heran, ada ibu-ibu mobilnya masih keluaran tahun yang tergolong baru, tahun 2000, tapi tak lolos uji emisi,” tutur Rahmat kepada wartawan kemarin.

 

Untuk menurunkan emisi dan menekan pemanasan global, salah satu perusahaan pelumas di Depok yang bekerja sama dengan para pensiunan Pertamina mengimbau masyarakat untuk memakai pelumas dari bahan ramah lingkungan seperti Ethanol.

 

Manager Riset dan Pemasaran PT Indotass Mandiri Indonesia, Ricky Stephenus Wee mengatakan produk bio e-fuel 98 mampu menurunkan emisi hingga 40 persen.

 

“Sangat ramah lingkungan hanya dipakai sebulan sekali, 10 mili per liter, irit dan tanpa timbal. Ke depan kami akan kerja sama dengan pemerintah kota,” kata Ricky.

 

Untuk mengecek tingkat emisi kendaraan di Depok, BLH secara rutin melakukan uji emisi, yaitu setiap tiga bulan sekali. Hal yang sama dilakukan Dinas Perhubungan Kota Depok yang rutin menggelar uji KIR angkutan kota setiap 6 bulan sekali.

(ton)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini