Pabrik Tabung Elpiji Palsu Digerebek Polisi

Rizka Diputra, Okezone · Jum'at 23 Juli 2010 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2010 07 23 338 356005 Bm27Zv5iWM.JPG Ilustrasi

JAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya kembali menggerebek pabrik produksi tabung gas palsu berukuran 12 kg.

Lokasi penggerebekan terletak di Pergudangan Pantai Indah Dadap Blok BL/31, Kabupaten Tangerang, Banten. Menurut Kasat Industri dan Perdagangan (Indag) Ditkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Sandi Nugroho, pabrik tersebut memproduksi dan merakit tabung gas elpiji palsu berukuran 12 kg.   

"Penyidik berhasil menangkap tersangka yang juga pemilik pabrik, Surya Hadi Wijaya saat penggerebekan, 2 Juli 2010," ujar Sandi kepada wartawan, Jumat (23/7/2010).

Dari hasil penggerebekan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 170 pengaman tangan, 300 unit tabung gas ukuran 12 kg, empat unit mesin hidrolik strechter, 200 unit "foot ring" dan satu pelat besi.

    

"Tersangka dijerat Pasal 24, 25, 26 dan 27 Undang-Undang Nonor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman penjara lebih dari lima tahun," tandasnya.

    

Polisi berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, PT Pertamina, dan Kementerian Perindustrian guna penyelidikan lebih lanjut.

    

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggerebek pabrik tabung gas palsu ukuran 3 kg di Komplek Pegudangan Pantai Indah Dadap Blok BG/18, Kali Perancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

    

Polisi menahan BF sebagai tersangka dan menyita barang bukti berupa 2.000 tabung gas palsu ukuran 3 kg, empat unit mesin las, dua unit mesin "valve", empat unit mesin gerinda, 645 lempengan bahan tabung bagian atas/bawah, serta alat perakit tabung gas lainnya.

Sekadar diketahui, pabrik tersebut telah beroperasi sekitar empat bulan dan mampu memproduksi 500 unit tabung gas ukuran 3 kg per hari.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini