Sentuhan Foke Buat Pasukan Kuning Tegar

Susi Fatimah, Okezone · Sabtu 01 Januari 2011 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 01 338 409391 Hl0kElsQqr.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Tak ada pesta dan hari libur bagi pasukan kuning di tahun baru. Yang ada hanyalah sampah menumpuk yang harus segera dibersihkan. Begitulah rutinitas tahunan yang mereka hadapi.

Ketika kemeriahan malam tahun baru usai, para petugas kebersihan ini mulai menampakkan diri. Dinginnya udara dini hari seolah menjadi teman setia yang mendampingi.

Irah, salah seorang petugas kebersihan di Monas, mengaku mulai bekerja membersihkan sampah sisa pesta kembang api tahun baru sejak pukul 01.00 dini hari dan baru selesai Sabtu, pukul 12.00 WIB.

“Sampah banyak banget, sampai tidak kelihatan jalan aspal, tertutup sampah semua,” ujar Irah kepada okezone di Jakarta, (1/1/2011).

Tugas membersihkan sampah memang cukup berat, terlebih sampah sisa pesta tahun baru lebih banyak ketimbang hari-hari biasa. "Kalau lagi seperti ini (tahun baru) rasanya mau pingsan, ini agak mendingan dibantu mobil sapu, kalau tidak pasti lebih capek lagi," ungkap Utet, rekan Irah.

Utet mengaku walaupun lelah dengan pekerjaan saat tahun baru ini, dia tetap bangga. Pasalnya Gubernur Fauzi Bowo saat apel kemarin mengapresiasi atas kinerja mereka. “Kalau tidak ada kalian, saya tidak tahu Jakarta akan seperti apa, saya bangga dengan kalian,” ujar Utet menirukan ucapan Fauzi Bowo saat apel di Monas.

Aisyah (58), mengutarakan kesehariannya membersihkan kawasan monas. Banyak yang dia sesalkan dengan ulah para pedagang yang berjualan di areal Monas. Mereka dengan seenaknya membuang sampah bungkus kopi dan mie instan.

“Paling kesel kalau pedagang yang jualan buangnya sembarangan, ditinggal pergi begitu saja. Tidak pernah menghargai kerja kami dari subuh sampai ketemu pagi lagi, apalagi kan ini tahun baru, kami lembur,” keluh wanita asal Palembang itu.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini