nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ada Provokasi, Ricuh di Citayam Spontanitas

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Minggu 01 Mei 2011 13:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 05 01 338 451927 dNWLxz3FIF.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

DEPOK - Mendengar insiden kericuhan di acara Ngubek Situ Citayam, Kapolres Depok Kombes Pol Fery Abraham langsung terjun ke lokasi kejadian, mengecek penyebab terjadinya kericuhan.

Kapolres meninjau sisa–sisa panggung, hadiah doorprize, dan sepeda air yang dibakar warga. Fery mengatakan sebetulnya perayaan tersebut adalah perayaan rutin tahunan yang selalu digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Depok. Namun masalah timbul ketika tahun ini warga harus membayar sejumlah uang yakni Rp20 ribu, berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya gratis.

“Ini agenda tahunan pesta rakyat, setiap tahun HUT Depok pemerintah kerjasama dengan masyarakat adakan Ngubek Setu, bisa pakai jala, namun ada yang lain hari ini, yakni dipungut bayaran bagi warga yang masuk Rp20 ribu, kelihatannya ikan tak sebanding dengan massa yang datang, jadi masyarakat kecewa tertipu,” katanya di lokasi, Minggu (30/04/11).

Polisi, kata dia, masih menyelidiki adanya kesengajaan dari pihak panitia Pokja Panitia Situ Citayam yang membohongi warga. Namun Fery yakin tindakan tersebut adalah spontan dilakukan warga, bukan terprovokasi.

“Kami masih selidiki apakah disengaja atau tidak, ini kekecewaannya spontan, tak ada provokasi. Akibatnya perahu piknik dibakar massa, panggung isinya hadiah ikut terbakar TV, motor, dan kulkas, habis semua, tindakan kami amankan TKP dan panggil panitia. Kalau terbukti ada unsur penipuan akan kami proses hukum,” tegasnya.

Warga terus berteriak-teriak dengan menuding panitia berbohong. Bahkan warga semakin panas saat ditengah kemarahan warga terdapat seorang warga yang diduga telah disetting oleh panitia berpura-pura telah mendapatkan ikan Mas berukuran besar.

“Hanya dia saja yang dapat, bohong itu. Ikan Mas tidak ada, Mujair juga ukurannya kecil, itu memang ikan yang sudah lama ada di situ, korupsi kok di depan rakyat,” tukas salah seorang warga.

Sementara itu, Ketua Pokja Situ Citayam Marhasan langsung kabur begitu mengetahui amuk warga. Ia diamankan di dalam rumah warga, hingga akhirnya diamankan oleh polisi.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini