Commuter Line Tingkatkan Daya Angkut KRL Hingga 16 Ribu Orang

Insaf Albert Tarigan, Okezone · Sabtu 18 Juni 2011 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 18 338 469820 l3LfhVUhXt.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia mengharapkan uji coba commuter line yang dimulai hari ini berjalan lancar. Sistem operasi tunggal yang rencananya diberlakukan secara resmi pada 2 Juli 2011 tersebut diharapkan mampu menaikkan daya angkut Kereta hingga 16 ribu per hari.

 

Kepala Humas Daerah Operasional I PT Kereta Api Mateta Rizalulhaq mengatakan, dengan sistem operasi tunggal tidak ada lagi kereta yang saling menyusul dan semua akan berjalan sesuai antrian. Walhasil, waktu tempuh kereta akan sedikit lebih lama daripada biasanya. Misalkan KRL Ekpsres dari Bogor ke Jakarta yang biasanya menempuh waktu 55 menit akan molor menjadi 81 menit karena kereta berhenti di tiap stasiun.

 

“Sebelum single operation jumlah perjalanan kereta seluruhnya 444 per hari. Dengan single operation menjadi 460, jadi daya angkut bertambah sekitar 16 perjalanan, kira-kira 16 ribuan penumpang,” katanya kepada okezone, Sabtu (18/6/2011).

 

Dia menambahkan, pemberlakuan sistem operasi tunggal merupakan bagian dari rencana jangka panjang PT KAI untuk mencapai target yang ditetapkan pemerintah yakni mengangkut 1,2 juta penumpang per hari. Target tersebut diharapkan bisa dicapai tahun 2019 mendatang.

 

“Sekarang ini daya angkut baru sekitar 400-500 ribu penumpang per hari.Pemberlakuan single operation ini baru tahapan awal untuk sistem commuter yang sebenarnya utuk mengoptimalkan tingkat pelayanan Kereta Api kepada masyarakat,” ujarnya.

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini