Selama Libur Lebaran, 75 Anak "Hilang" di Ragunan

Tri Kurniawan, Okezone · Minggu 04 September 2011 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 04 338 498563 2tYyTjdLvz.jpg Ilustrasi TMS Ragunan (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Asik menikmati liburan di tempat wisata alam terbuka yang luas, sering membuat orang tua lupa dengan keberadaan anaknya. Seperti terjadi di Taman Marga Satwa Ragunan yang sesak dipenuhi pengunjung beberapa hari setelah Lebaran.

Pengelolah tempat wisata ini mencatat, sedikitnya ada 75 anak yang ditemukan terpisah dari orang tuanya. Sejak 1 September hingga hari ini.

Seksi Pelayanan Pengunjung Taman Marga Satwa Ragunan, Tohadi pun memberikan tips untuk terhindar dari kehilangan anak dan apa yang harus dilakukan pengunjung jika terpisah dari anaknya.

"Selalu pantau anak-anaknya, orang tua harus kondisi anaknya dimana. Namanya anak-anak taunya hanya senang-senang jadi orang tuanya yang tidak boleh lalai Insya Allah tidak terpisah," terangnya kepada okezone di kompleks Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (4/9/2011).

Jika terlanjut terpisah, orang tua dianjurkan untuk menghubungi pusat informasi untuk diumumkan ciri-ciri anak tersebut. Begitu pun pengunjung yang menemukan anak terpisah dari orang tuanya agar datang ke pusat informasi.

"Kalau ditemukan anak terpisah dari orang tuanya, biasanya kita langsung umumkan melalui pengeras suara ciri-ciri anak tersebut," jelasnya.

Tohadi mengatakan, selain kelalaian orang tua, penyebab anak terpisah dari orang tua adalah anak merasa orang tua masih berada di sisinya, padahal mereka sudah pergi.

"Tapi bersyukur sampai saat ini tidak sampai hilang, hanya terpisah. Yang paling ekstrim kita pernah mengantar anak terpisah dari orang tuanya sampai ke rumahnya," paparnya.

Dia juga menghimbau kepada pengunjung untuk tetap waspada terhadap tindakan gangguan kemanan lainnya seperti copet yang sering terjadi pada saat pengunjung berdesakan dengan pengunjung lainnya.

"Untuk gangguan keamanan sudah ada 31 kejadian. Paling sering kecopetan pada saat pengunjung desak-desakan," jelasnya

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini