Share

Polisi Bekuk 4 Pelaku Tawuran di Depok

Tri Kurniawan, Okezone · Jum'at 09 September 2011 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 09 338 500813 zdXP9xvjwx.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Unit IV Reserse Mobile Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya membekuk empat orang pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan dua kelompok masa di Jalan Sidamukti, Cilodong, Depok pada 5 September lalu.

Keempatnya yakni Novi Nendissa kelahiran Ambon 14 November 1976, Jecky Nendissa kelahiran Ambon 1 Juli 1974, Aldo Hitipeu kelahiran Ambon 14 Juni 1979 dan Adry Manuel Tuankotta alias Atu kelahiran Jakarta 29 April 1976.

Kanit IV Resmob Kompol Hendri Sitepu mengatakan, peristiwa terjadi karena perkara sepele. Pada 26 Agustus awalnya Johanes dari kelompok Ambon Iamahu merasa kehilangan kompresor mesin pompa ban dan menuduh Glenn dari kelompok Ambon Tuaha sebagai pelakunya.

"Pada 27 Agustus Glenn tersinggung lapor kepada rekannya Helmy. Selanjutnya Glenn dan Helmy mencari Johanes," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2011).

Sebelum aksi pengeroyokan terjadi, tambahnya kedua kelompok pada 28 Agustus merencanakan pertemuan namun gagal. Pada 30 Agustus Helmy bertemu Johanes di terminal Depok lalu Helmy melakukan pemukulan terhadap Johanes .

Pada 3 September, Jecky Nendissa menceritakan awal masalah pencurian kompresor dan masalah pemukulan kepada Novi Nendissa dari kelompok Ambon Iamahu. Pada hari yang sama ada pembicaraan lewat telepon antara Novi dan Helmy yang berakhir dengan saling ejek dan ancam.

"Pada 5 September karena tidak puas dengan penbicaraan lewat telepon, Helmy dan 40 orang lainnya mendatangi rumah Novi namun berhasil dihalau warga," terangnya.

Mendengar kabar tersebut, rekan Novi, Jeky mengumpulkan beberapa kawannya dan berangkat menuju perumahan Bella Cassa Depok. "Di depan perumahan tersebut terjadi pertemuan antara kelompok Iamahu dan Tuaha, kedua kelompok saling lempar," jelasnya.

Hari berikutnya, Novi, Jecky, Aldo, Andry dan kawan-kawannya dari kelompok Iamahu berangkat ke Jalan Sidamukti, Depok. Mereka mendengar disana banyak orang Ambon kelompok Tuaha yang berdomisili. Mereka melakukan razia dari rumah ke rumah untuk mencari kelompok Tuaha. Sesampai di salah satu rumah yang diketahui milik Thomas, pelaku Novi Nendissa dan Jecky Nendissa memukulkan goloknya ke tubuh Thomas yang merupakan anggota kelompok Tuaha.

Dua bilah golok berhasil diamankan sebagai barang bukti. Kepada pelaku dikenakan pasal 351 KUHP dan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan. "Sebenarnya mereka ini saling kenal dari suku Ambon. Ini baru pertama kali mereka lakukan," tukasnya.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini