Tragedi Situ Gintung Berpotensi Terulang di Depok

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Jum'at 21 Oktober 2011 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2011 10 21 338 518367 EiBUus0Iee.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

DEPOK - Pemerintah Kota Depok mengakui kondisi 26 situ di Depok memprihatinkan. Dari 26 situ hanya empat situ yang kondisinya tergolong baik, sementara situ-situ lainnya sudah berubah fungsi bahkan hilang.

 

Padahal situ di Depok berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dapat menjadi resapan air pencegah banjir di ibu kota. Salah satu situ yang memprihatinkan yakni Situ Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, yang saat ini mengalami pendangkalan karena kurang mendapat perawatan. Tak hanya itu, dinding-dinding penahan situ juga sudah retak.

 

Warga yang bermukim di area situ merasa bencana Situ Gintung, Tangerang, akan terulang. Sebab lokasi permukiman berada lebih rendah dari situ.

 

Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Situ Bojongsari mengatakan, pada awal 2011 petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) telah melakukan pengukuran area situ yang akan diturap.

 

“Namun hingga kini, belum ada perbaikan dinding situ serta normalisasi. Padalah, kondisi dinding situ saat ini semakin terkikis, karena hanya dibentengi batang bambu,” tuturnya kepada wartawan, Jumat (21/10/11).

 

Kepala Dinas Bimasda Kota Depok, Yayan Arianto, mengakui pihaknya telah menerima keluhan dari warga, anggota Pokja Situ, dan Lurah Bojongsari soal kondisi terakhir Situ Bojongsari. Namun terkait terbatasnya anggaran Pemkot Depok, maka perbaikan baru dapat dilakukan pada tahun anggaran 2012.

 

“Kami baru dapat memenuhi permintaan warga tahun depan, dengan mengandalkan bantuan anggaran pemerintah pusat dan APBD Kota Depok,” tegas Yayan.

 

Dia mengatakan, Situ Bojongsari yang memiliki luas sekira 28 hektare dan dapat menampung air hujan sebanyak 840.000 meter kubik. Tingginya kemampuan Situ Bojongsari untuk menampung air hujan, hampir menyamai Situ Gintung, Tangerang.

 

“Memang bila kondisi situ tidak secepatnya ditangani, dikhawatirkan bisa terjadi seperti kasus longsornya Situ Gintung yang banyak menelan korban jiwa,” jelasnya.

 

Yayan menambahkan, Situ Gadog yang sudah rata dengan tanah saat ini sedang ditangani. “Hanya empat yang bagus yang hanya di UI, situ yang hilang di Krukut dan Pasir Putih, sudah berubah jadi kebun dan kolam-kolam, ini supaya dikembalikan fungsinya lagi,” tegasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini