Wabah Chikungunya Menyerang 3 Kelurahan di Depok

Muhammad Saifullah , Okezone · Sabtu 07 Januari 2012 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 07 338 553266 jIasDlQ34R.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kabar 196 warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat, terserang Chikungunya langsung direspons Kementerian Kesehatan. Tim dari Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pun diterjunkan ke lokasi.

 

Bersama tim Dinkes Kota Depok, selama dua hari mereka melakukan pemetaan serta penanganan Chikungunya. “Data yang ada Chikungunya terjadi di Kota Depok pada tiga kelurahan, mulai dari Kelurahan Tanah Baru pada November 2011, dan s/d  pekan pertama tahun 2012,” ujar Dirjen P2PL Kemenkes Tjandra Yoga Aditama dalam siaran persnya kepada okezone di Jakarta, Sabtu (7/1/2012).

 

Tjandra menjelaskan, proporsi penderita Chikungunya menurut jenis kelamin sebanyak 56,5 persen menyerang perempuan dan 43,5 persen menyerang laki-laki. Kejadian paling banyak pada kelompok umur diatas 31-40 tahun, yaitu 42 kasus dan kelompok umur 10- 20 dan 21-30 tahun masing-masing 37 kasus. “Kondisi lingkungan rumah dan di dalam rumah sangat berpotensi terjadi penularan chikungunya (ABJ-angka bebas jentik- hanya sekitar 50 persen),” ungkapnya.

 

Guna menanggulangi Chikungunya di Depok, tim Kemenkes dan Dinkes Kota Depok telah membuka posko pengobatan di lokasi terdekat dengan lokasi KLB yang beroperasi selama 24 jam. Kemudian akan mengadakan penyemprotan di tiga kelurahan lokasi KLB pada Minggu 8 Januari 2012.

 

Selain itu, tim juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar mencegah gigitan nyamuk penular Chikungunya dengan PSN 3M-plus dan segera berobat ke posko apabila menderita gejala demam, nyeri persendian, sakit kepala dan lain-lain. “Kami juga akan segera melakukan test untuk penegakan diagnosa dengan RDT Chikungunya,” terang Tjandra.

 

Lebih lanjut Tjandra menjelaskan, upaya pengendalian Chikunguya pada dasarnya sama dengan pengendalian DBD. Yaitu obati penderita dengan pemberian obat penurun panas dan obat nyeri sendi, semprot wilayah untuk membunuh nyamuk yang terinfeksi, dan membersihkan lingkungan dari jentik dan genangan air (PSN) secara teratur.

 

“Gejala-gejala Chikungunya antara lain demam mendadak, nyeri sendi-sendi bisa di kaki, lutut, pinggul pinggang sampai terasa seperti lumpuh karena saking sakitnya sehingga tidak bisa berjalan atau sakit kalau bergerak, ada bintik-bintik kemerahan, hampir mirip DBD, dan sakit sendi selama seminggu,” tandasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini