Tipu PRT, 2 Dukun Palsu Ditangkap Polisi

Awaludin, Okezone · Selasa 31 Januari 2012 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 31 338 566843 JXyrCUhwvH.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Barat membekuk dua orang laki-laki yang berpura-pura sebagai orang pintar (dukun) yang mengelabui dan menipu daya pembantu rumah tangga.

 

Para tersangka diketahui bernama Soleh (35) dan Danu (36) asal Cianjur, Jawa Barat. Dalam aksinya para pelaku mengenakan baju koko, peci, dan kalung tasbih.

 

Kejadian terakhir di Villa Kelapa Dua, Jalan Janur 3 D.12 Kelurahan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin pekan lalu pukul 09.30 WIB di kediaman seorang pengusaha, Caroline (27).

 

"Modusnya mereka adalah menemui para pembantu yang sedang keluar dan mereka meramal dan memperdayakannya," ucap Wakapolres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Widodo, di Polres Jakarta Barat, Selasa (31/1/2012).

 

Dua dukun palsu tersebut sudah 12 kali melakukan kejahatan yang serupa di wilayah Jabodetabek.

 

"Mereka beraksi dari tahun 2010 sampai 2012 dan yang terakhir di Kebon Jeruk," tambahnya.

 

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Ajun Komisaris Besar Polisi Ferdy Sambo mengatakan, para pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Cianjur.

 

"Kita tangkap di Cianjur, kita akan selidiki lebih lanjut. Apa benar mereka ada jaringannya atau tidak," ucapnya

 

Menurut salah seorang tersangka, Soleh, dirinya setelah berhasil memperdaya para pembantu rumah tangga dan hasil rampokannya untuk berfoya-foya.

 

"Untuk foya-foya sama temen, ya kita bacain mantra dan mengelabui para pembantu untuk mengambil harta majikannya," ucap pria berbadan subur itu.

 

Polisi berhasil mengamankan barang bukti dari tangan tersangka, yaitu sebuah mobil Honda Jazz warna hitam bernopol D 333 IZ, plat mobil B 1471 RFS, kalung tasbih, kopiah, baju koko, uang dollar, cincin emas dan beberapa unit ponsel. Total nilai keseluruhan mencapai Rp300 juta.

 

Para tersangka kini mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dikenakan Pasal 362 atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini