nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Calo Kuburan "Gentayangan" di Jakarta Barat

Awaludin, Jurnalis · Rabu 18 Maret 2015 10:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 03 18 338 1120284 calo-kuburan-gentayangan-di-jakarta-barat-DSrgrxbXVW.jpg Calo Kuburan "Gentayangan" di Jakarta Barat (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat, Djauhar Arifin tak menapik bahwa banyak calo yang berkeliaran di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Jakarta Barat.

Menurutnya, para calo tersebut telah mengeruk keuntungan dari memanfaatkan lahan TPU milik pemerintah yang sudah ada aturan retrebusinya.

"Memang banyak calo yang berkeliaran di TPU diwilayah Jakarta Barat, untuk mengambil keuntungan pribadi," ujar Djauhar kepada wartawan, Rabu (18/3/2015).

Kata dia, tarif retribusi pelayanan pemakaman berdasarkan Perda No 1 Tahun 2006 Pasal 111 untuk sewa tanah makam jangka waktu tiga tahun, untuk Blok AAI Rp 100 ribu, Blok AAII Rp 80 ribu, blok AI Rp 60 ribu, dan blok AII Rp 40 ribu. "Sudah sangat jelas retribusinya," sambungnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya telah memasang sejumlah spanduk untuk mengimbau kepada masyarakat agar mengurus ke kantor pemakaman yang ada di setiap TPU.

"Kami imbau jika ada masyarakat yang ingin mengubur keluarga yang meninggal, harap di kantor pemakaman. Kami sudah pasang di TPU Tegal Alur, Kalideres," lanjutnya.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, Pemprov DKI akan memberikan retrebusi gratis.

"Selain memberikan gratis, Pemprov DKI akan memberikan uang Rp 800 ribu dengan syarat memiliki kartu Gakin (Keluarga Miskin), mengurus surat keterangan tidak mampu dari RT, RW dan kelurahan serta surat kematian yang selanjutnya mengurus berkasnya ke PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)," tutupnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini