Share

Didakwa Membunuh, Empat Pengamen Ajukan PK

Raiza Andini, Okezone · Senin 04 Mei 2015 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 04 338 1144202 dituding-membunuh-empat-pengamen-ajukan-pk-pmMgc06Hny.jpg Ilustrasi. (dok.Okezone)

JAKARTA – Empat pengamen yang didakwa membunuh Dicky Maulana di kolong jembatan Cipulir pada 30 Juni 2013 mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/5/2015). Pengadilan menerima PK tersebut dengan administrasi Nomor 6/PID/PK/2015/PN.JKTM.SEL.

Sidang perdana PK tersebut akan dilakukan pada 15 April 2015. Rencananya, sidang akan dipimpin Asiadi Sembiring.

Sebelumnya, enam pengamen di Cipulir diduga menjadi korban salah tangkap. Mereka ditangkap, disiksa, disetrum penyidik Polda Metro Jaya. Kemudian mereka dipaksa mengaku melakukan pembunuhan secara bersama-sama terhadap Dicky Maulana.

Belakangan, Mahkamah Agung menyatakan dua di antaranya tidak bersalah. Yakni Nurdin Aprianto dan Andro Suprianto. Sementara empat lainnya yakni FP, F, BF, APS, yang notabene masih anak di bawah umur justru divonis bersalah oleh Mahkamah Agung.

LBH Jakarta selaku kuasa hukum para pengamen Cipulir menilai ada banyak kekeliruan serta kejanggalan dalam kasus ini.

"Kejanggalan-kejanggalan dan bukti-bukti baru yang mencengangkan pun satu persatu mulai terkuak. Hal inilah, yang menjadi landasan kuat bagi LBH Jakarta dan para pengamen cipulir untuk mengajukan upaya hukum peninjauan kembali," ujar pengacara dari LBH Jakarta, Boris Tampubolon.

Follow Berita Okezone di Google News

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini