Share

DPRD Setujui Anggaran Pilkada Depok Rp49,2 Miliar

Marieska Virdhani (Okezone), Okezone · Senin 18 Mei 2015 02:12 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 18 338 1151115 dprd-setujui-anggaran-pilkada-depok-rp49-2-miliar-Y817nYG4v4.jpg Foto: Okezone ilustrasi

DEPOK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat memberikan sinyal menambah kekurangan anggaran biaya Pilkada Kota Depok sebesar Rp11,3 miliar. Dengan demikian, dapat dipastikan anggaran Pilkada Depok 9 Desember 2015 sebesar Rp49,2 miliar.

Itu artinya anggaran tersebut sesuai dengan pengajuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok beberapa waktu lalu. Sebelumnya, DPRD sempat mempertanyakan anggaran pilkada yang dinilai fantastis untuk satu putaran itu.

"Anggaran yang diajukan KPU Rp49 miliar lebih, yang sudah disetujui Rp37 miliar. Terkait yang Rp11 miliar itu tetap harus turun, karena memang diawal Rp49 miliar bentuknya gelondongan dan ini sudah fix tinggal mekanisme pencairannya saja," ujar Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, Minggu (17/5/2015).

Namun begitu, Hendrik meminta KPU untuk mengajuan proposal agar DPRD dalam hal ini badan anggaran beserta TAPD mengetahui apa saja kebutuhan dari Rp11 miliar yang diusulkan belakangan ini.

"Iya dong harus direalisasikan, karena itu memang menjadi kebutuhan dasar KPU. Kalau Rp11 miliar tidak disetujui ada yang menjamin atau tidak pilkada nanti bisa berjalan? Toh kalaupun anggarannya mengalami kelebihan harus dikembalikan dan ada pertanggungjawabannya," paparnya.

Dijelaskannya, anggaran pilkada sudah seharusnya dapat dicairkan saat ini karena beberapa tahapan Pilkada Depok sudah dimulai.

"Tahapan di KPU sudah berjalan, semua butuh biaya. Kami dengar naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara KPU dengan Wali Kota juga sudah ditandatangani. Artinya, pengajuan itu sudah harus dicairkan karena sudah ada proses yang berjalan, tinggal bagaimana mekanisme pencairannya," jelasnya.

Ketua KPU Depok, Titik Nurhayati mengungkapkan bahwa anggaran Rp11 miliar lebih itu merupakan anggaran yang belum teralokasi, sedangkan total berapa jumlah rencana anggaran sudah diberitaacarakan.

"Hanya pengajuannya berbasis pada 2014 yang sudah teralokasi itu sebesar Rp3,7 miliar lebih. Jadi, sisanya yang belum teralokasi itulah yang tinggal ditambahkan mekanismenya di DPRD, dana Rp11 miliar itu tetap kami butuhkan," tandasnya.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini