Perangi Kejahatan Ibu Kota, Warga Harus Bisa Jadi 'Polisi'

Awaludin, Okezone · Senin 22 Juni 2015 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 22 338 1169151 perangi-kejahatan-ibu-kota-warga-harus-bisa-jadi-polisi-Rxs4UeKIQo.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Jakarta masih menjadi kota yang mengerikan. Aksi jambret kerap meneror para pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat di ibu kota. Modusnya beragam, ada yang berteriak ban pecah untuk mengelabui korban hingga begal motor yang menghabisi nyawa korbannya.

Diusia Kota Jakarta yang telah masuk ke-488 tahun, Jakarta terus berbenah diri. Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto mengatakan kejahatan bisa dicegah oleh perilaku warganya. Oleh karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada di jalan raya.

"Perlu kewaspadaan masyarakat. Jangan memberi peluang kepada orang yang ingin berniat berbuat jahat," ujar Herru saat berbincang kepada Okezone, Senin (22/6/2015).

Terlebih menjelang hari raya Idul Fitri kerap dimanfaatkan oleh bandit jalanan untuk mencari barang berharga. "Apalagi menjelang lebaran. Saya mengimbau agar jangan memakai perhiasan saat keluar rumah, sehingga tidak memberi peluang pelaku kejahatan," sambungnya.

Dalam menindak kejahatan, kata dia, polisi tetap melakukan upaya preemtif, preventif, dan represif.

"Kami meminta kepada masyarakat agar bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri, agar tidak menjadi korban dan peduli lingkungan serta aktif memberikan informasi bila di lingkungannya ada hal-hal yang mencurigakan. Polisi bukan apa-apa bila tidak didukung oleh masyarakat," pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini