Disentil Mendagri, Ini Komentar Ahok

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 22 Juni 2015 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 22 338 1169603 disentil-mendagri-ini-komentar-ahok-bgFGj5COhT.jpg

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengakui pendapatan anggaran daerah (PAD) DKI Jakarta saat ini masih di bawah 20 persen. Ia memastikan akan menstafkan para eksekutif Ibu Kota yang kinerjanya tidak baik pada Pemprov DKI.

Hal itu disampaikannya usai mendapat 'sentilan' dari Mendagri Tjahjo Kumolo yang menginginkan Ahok memberikan skala prioritas dalam program pembangunan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang saat ini diamanahkan kepadanya.

"Ya, beliau (Tjahjo Kumolo) mengerti. Nantinya PNS yang tidak bisa menyerap akan kita stafkan. Kan tahun ini kita mau stafkan eksekutif. Padahal, masalah tanah itu tidak ada masalah, jika ada masalahkan mestinya tinggal panggil asisten pembangunan. Makanya nanti kita banyak stafin pegawai yang tidak beres kinerjanya," tegas Ahok, di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (22/6/2015).

Tjahjo Laporkan Harta Kekayaan

Mendagri Tjahjo Kumolo

Mendagri, kata Ahok, sangat mengetahui mengapa penyerapan dari PAD DKI sangat minim. Dilematis itu terjadi lantaran terlalu banyaknya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tubuh Pemprov DKI. "Beli bus kita kasih ke swasta, sehingga kita punya SKPD itu mau diapain?" ungkap Ahok.

Ke depan, mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan akan melakukan evaluasi agar dapat meningkatkan penyerapan dari PAD Pemprov DKI menjadi jauh lebih baik.

"Makanya ke depan penyertaan modal pemerintah (PMP-red) nantinya akan dievaluasi karena porsi belanja barang dan gaji pegawai yang jelek. Kita akan menargetkan PAD hingga 90 persen ke depannya," tandasnya. (ang)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini