Kinerja SKPD DKI Jauh di Bawah CSR Swasta

Angkasa Yudhistira, Okezone · Selasa 23 Juni 2015 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2015 06 23 338 1169771 kinerja-skpd-dki-jauh-dibawah-csr-swasta-GTZQAgn4Lh.jpg Waduk Pluit (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pembangunan Jakarta terus berbenah. Namun, yang mendapat apresiasi justru dari pihak swasta yang menjalakan program Corporate Social Responsibility (CSR), bukan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI.

"Sampai saat ini, mulai Pak Jokowi mejabat Gubenrur DKI sampai Ahok, apresiasi justru ke CSR atau pengembang, ketimbang dari SKPD terkait. Contoh dari Waduk Pluit itu lebih banyak dari swasta," ujar Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga, saat berbincang dengan Okezone, Senin (22/6/2015) malam.

Tak cuma waduk, Nirwono mengatakan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang tengah dipantau langsung oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama pun lebih banyak dibangun melalui CSR perusahaan swasta.

"RPTRA itu enam murni dari CSR. Kalau dari pemdanya sendiri, paling reformasi birokrasi untuk memberantas korupsi, tapi di sisi penyerapan anggaran masih rendah," kata Nirwono.

Di tahun ketiga pelasanaan e-budgeting, Nirwono menilai SKPD masih saja kagok untuk menjalankan programnya. Alhasil, penyerapan anggaran pada tahun ini masih saja rendah.

"Tahun ketiga e-budgeting tidak segera diiringi dengan adanya SDM yang baik, tidak dievaluasi dengan itu. Sebeutlnya harus segera diperbaiki. sampai bulan ke nam pun saya lihat masih rendah penyerapan anggaran," terangnya.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo pun melayangkan kritikannya pada sang Gubenrur Ahok lantaran penyerapan anggaran Pemprov DKI hingga bulan keenam masih pada kisaran 10 sampai 20 persen. Mendapat kritikan itu, Ahok pun memakluminya. Ia memastikan akan menstafkan para eksekutif Ibu Kota yang kinerjanya tidak baik pada Pemprov DKI. (ang)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini