GrabTaxi Dinilai Menantang Sopir Angkutan Umum di Jakarta

Rabu 12 Agustus 2015 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 12 338 1194658 grabtaxi-dinilai-menantang-sopir-angkutan-umum-di-jakarta-cJY8MQ6fzg.jpg Ilustrasi. (dok.Okezone)

JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta menilai GrabTaxi telah menantang institusinya dengan meluncurkan layanan aplikasi GrabCar di Jakarta. Otomatis GrabTaxi juga telah menantang seluruh sopir angkutan umum di Jakarta.

Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan menganggap peluncuran itu juga telahmengacak-acak tatanan peraturan angkutan umum di Indonesia. Kemudian mengacaukan perekonomian angkutan umum yang selama ini mengikuti aturan.

Oleh karena itu ia meminta pemerintah untuk segera bertindak mencari solusi. Sebab belum ada peraturan yang mengatur bisnis seperti GrabTaxi.

"Kalau mobil rental diperbolehkan, ngapain kami ikuti aturan angkutan umum. Investasi kami tidak murah, belum lagi administrasi izin trayek tahunan, belum lagi pajak dan sebagainya. Lama-lama kami dipecundangi," ujarnya beberapa waktu lalu.

Shafruhan menambakan, sejauh ini di Jakarta tidak ada perusahaan rental mobil yang izinya sebagai angkutan umum. Mereka biasanya menggunakan izin angkutan sewa, tarifnya ditetapkan dengan kesepakatan antara pengemudi dan pengguna.

Selain itu, pengelola perusahaan rental itu tidak mendaftarkan izin kendaraannya. Sehingga keberadaan perusahaan rental tidak terkontrol dan penertiban pun sulit dilakukan.

"Ini kesalahan Pemprov DKI Jakarta dan Polri. Sejak dahulu tidak memiliki peraturan izin perusahaan rental yang mewajibkan kendaraannya didaftarkan. Harusnya, contoh di Bali yang mendaftarkan izin perusahaan dan kendaraan. Nah, kalau kendaraan didaftarkan, meski plat hitam tetapi ada kode kendaraan," ucap Shafruhan. (Sindonews)

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini