Ini yang Bikin Orang Malas Daftar BPJS Kesehatan

Yudhi Maulana, Okezone · Senin 31 Agustus 2015 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 31 338 1205390 ini-yang-bikin-orang-malas-daftar-bpjs-kesehatan-04SP5swuKQ.jpg Foto: Ilustrasi

BOGOR - Layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memang membuat masyarakat terbantu untuk menerima fasilitas kesehatan. Namun, proses yang berbelit serta antrean yang panjang membuat sejumlah orang menjadi malas untuk membuatnya.

Seperti yang terjadi di Kantor BPJS Kesehatan Kota Bogor. Hampir setiap hari, antrean pemohon BPJS sudah mengular sejak pukul 05.00 WIB. Para warga harus berjibaku hanya untuk mengambil nomor antrean. Padahal, nomor antrean baru bisa diambil pada pukul 07.00 WIB.

Salah seorang warga bernama Yudha mengeluhkan kondisi tersebut. Ia menuturkan, dirinya terpaksa harus mengantre selama berjam-jam agar namanya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Terlebih lagi ia sudah dua kali mengantre karena ada kesalahan data pada waktu sebelumnya.

"Sebenarnya, saya sudah melakukan pendaftaran pada Jumat (28 Agustus) lalu. Saya juga sudah antre dari subuh. Pas kemarin, hari Jumat, harusnya saya sudah bisa ambil virtual account (VA)-nya untuk pembayaran, tapi katanya sedang error. Jadi, saya harus balik lagi hari ini untuk ambil VA-nya. Ternyata ada yang salah," ungkapnya, Senin (31/8/2015).

Ia menjelaskan, kesalahan data bermula saat dirinya mendaftar untuknya serta dua anggota keluarganya. Namun, saat diambil VA-nya, nama dirinya muncul dan justru anggota keluarga lainnya yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS sebelumnya itulah yang muncul.

Untuk itu, ia harus kembali mengantre untuk ke loket pengaduan. Ia pun harus menunggu lama karena pegawai yang menangani pengaduan hanya 1 orang. Sedangkan yang akan melakukan pengaduan berjumlah ratusan orang.

"Sebenarnya, saya sudah coba daftar online. Cuma, karena ada anggota keluarga saya lainnya yang terdaftar maka harus langsung ke kantor," ungkapnya.

Sementara itu, di Kantor BPJS Kesehatan Kota Bogor memang tersedia komputer untuk warga yang ingin mendaftar secara online. Tapi, komputer tersebut mangkrak di pojokan ruangan. Komputer tersebut tampak dalam kondisi mati dan tidak dipergunakan. (fal)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini