Penembak Kantor ESDM Diduga dari Arah Casablanca

Bayu Septianto, Okezone · Minggu 13 September 2015 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2015 09 13 338 1213403 penembak-kantor-esdm-diduga-dari-arah-casablanca-gt57Jbf1rs.jpg Foto: Ilustrasi

JAKARTA - Polisi menduga pelaku penembakan di ruangan lantai 4 Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, melakukan aksinya sambil mengendarai mobil dari arah jalan layang non tol (JLNT) Casablanca.

Hal itu berdasarkan hasil uji Laboratorium Forensik Mabes Polri yang memaparkan dari mana arah penembakan terjadi. Penembakan diduga kuat berasal dari jalan layang dengan jarak 35 meter.

"Kemungkinan besar (dari dalam mobil)," ujar Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Khrisna Murti di Mapolda Metro Jaya, Minggu (13/9/2015).

Khrisna mengatakan, sejak kejadian yang terjadi pada Kamis 10 September 2015 hingga hari ini, tim Satgasus yang dipimpin oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan itu terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.

"Tadi malam dilakukan evaluasi langsung oleh Kapolda. Intinya, kami mau cari tahu peristiwa apa yang sebenarnya terjadi. Adanya peluru yang menembus lobang kaca apakah penembakan kesengajaan, tidak sengaja, atau kelalaian masih dicari tahu," tuturnya.

Lebih lanjut Khrisna mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan penelusuran lebih dalam. Polisi masih terus berupaya mencari selonsong peluru penembakan malam itu. Meskipun tim telah menemukan proyektil di ruangan yang ditembak pelaku, namun hingga kini selongsong pelurunya belum ditemukan.

"Kalau dari dalam mobil, (kemungkinan selongsong) jatuh di dalam mobil. Namun, ada upaya lain yang bisa kami lakukan," jelas dia.

Mengenai senjata yang digunakan, Khrisna menduga, pelaku menggunakan senjata rakitan. Hal ini didasari fakta adanya efek tembakan yang mengakibatkan kaca di ruangan itu terjatuh dan bukannya menembus.

"Itu senjatanya rakitan, karena kacanya yang ditembak itu jatuh bukan tembus. Kacanya setebal 5mm, jadi disimpulkan bukan dari senjata sempurna," pungkasnya.

(Fal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini