nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota DPRD Langgar Aturan Pelat Hitam untuk Keselamatan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2015 11:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 10 02 338 1224793 anggota-dprd-langgar-aturan-pelat-hitam-untuk-keselamatan-eW1Jsp06gu.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Sekretaris Komisi A DPRD DKI, Syarif mengaku menggunakan pelat hitam tidak resmi untuk mobil Dinas Toyota Corolla Altis yang diberikan oleh Pemprov DKI. Ia mengatakan perubahan warna pelatnya sudah diganti sekitar satu minggu terakhir.

"Sudah seminggu ini saya ganti pelatnya, biasanya pakai pelat merah ini sudah hitam," kata Syarif ketika dihubungi, Jumat (2/10/2015).

Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra ini menuturkan, alasan mengubah pelat mobil untuk keselamatan. Sebab, pengalaman dirinya pernag dicegat oleh para demonstran membuatnya was-was.

Meskipun tidak sempat dirusak massa, hal itu tetap membuatnya khawatir akan kondisi mobil pinjaman dari Pemprov DKI. Sehingga, harus hati-hati dalam menggunakan mobil tersebut di jalanan.

Dia memastikan saat ini tengah melakukan pengurusan pelat hitam secara resmi ke Polda Metro Jaya. Begitu pelat hitam resmi selesai dibuat, dia memastikan akan langsung memasangnya di mobil untuk kepentingan sehari-hari dalam aktivitasnya.

"Sudah seminggu ini saya juga lagi urus penggantian nomor pelat jadi hitam dan resmi," pungkasnya Syarif.

Untuk diketahui, anggota DPRD DKI menerima mobil Toyota Corolla Altis berpelat merah untuk menunjang transportasinya. Kini, beberapa pelat mobil tersebut telah diubah menjadi warna hitam dengan angka yang sama.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan parkir DPRD DKI kemarin, beberapa mobil Dewan berpelat hitam parkir di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih. Seperti B 1039 PQB, B 1043 PQB, B 1073 PQB, B 1019 PQB, dan masih banyak lagi.

Seharusnya, mereka mengurus proses administrasi dulu ke Polda Metro Jaya jika ingin mengubah pelat menjadi hitam. Nomor pelat yang akan mereka terima pun berbeda, bukan berkode PQB yang merupakan kode pelat resmi Pemda DKI.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budihartono mengatakan anggota DPRD tidak boleh mengganti pelat dengan nomor yang sama. Seharusnya, kata dia, apabila mengubah warna pelat kendaraannya dewan harus mendapat izin dari Polda Metro Jaya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini