Polisi Minta Karyawan Jasa Marga Tak Mogok Kerja

Regina Fiardini, Okezone · Kamis 22 Oktober 2015 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 22 338 1236239 polisi-minta-karyawan-jasa-marga-tak-mogok-kerja-3R4JUectWW.jpg Gerbang Tol (foto: Okezone)

JAKARTA - Ribuan pekerja anak usaha PT Jasa Marga mengancam akan melakukan aksi mogok kerja di ruas pintu Jalan Tol Jabodetabek pada 28-30 Oktober 2015.

Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ipung Purnomo mengimbau para pekerja tol tidak melakukan aksi mogok kerja di sana lantaran akan mengganggu pengguna jalan.

"Iya, kita berharap itu tidak terjadi. Kan masih banyak solusi dan jalan lain yang bisa dilakukan, misalnya mediasi. Jadi, tidak mengganggu masyarakat," kata Ipung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/10/2015).

Ipung menambahkan, jika para karyawan Jasa Marga melakukan aksi mogok kerja di ruas jalan bisa mengakibatkan kemacetan yang luar biasa.

"Rekan-rekan wilayah dari polsek dan polres untuk bisa meredam tidak terjadi. Kalau sampai terjadi nanti akan stuck ke mana-mana. Dari arah Jawa Barat atau Jakarta akan macet," tegasnya.

Meski demikian, Ipung berjanji pihaknya akan mengantisipasi aksi tersebut agar bisa meredam keinginan pekerja yang ingin melakukan aksi mogok kerja.

"Imbauan tetap menyampaikan kepada masyarakat memonitor jika terjadi penutupan dan sebagainya. Miminal kita juga polisi mengantisipasi ini," tuturnya.

Sebagai informasi, Corporate Secretary PT Jasa Marga Mohammad Sofyan angkat bicara terkait isu mogok pekerja dari salah satu anak perusahaannya yang bakal berujung pada penutupan jalan tol.

Dia mengatakan, pihaknya memastikan bahwa seluruh ruas Jalan Tol Jabodetabek akan tetap beroperasi secara normal.

"Tidak akan ada gangguan layanan dan transaksi di tol dalam hal ini. Semua akan beroperasi normal," pungkas Sofyan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini