nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perahu Terjungkal, Puluhan Penumpang Tercebur di Sungai Cisadane

Denny Irawan (Koran Sindo), Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2015 20:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 10 23 338 1237186 perahu-terjungkal-puluhan-penumpang-tercebur-di-sungai-cisadane-xYjbcwMDjl.jpg Foto: Illustrasi Okezone

TANGERANG - Sebuah perahu eretan di Kampung Eretan Tangga Abu, RT 02, RW 01, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, terjungkal sekira pukul 17.30 WIB. Akibatnya, puluhan penumpang tercebur ke Sungai Cisadane.

Salah satu penarik eretan, Dadi mengatakan, dirinya saat mengangkut penumpang dan kendaraan sepeda motor yang akan menyeberang dari Kedaung Baru ke Kedaung Barat.

"Yang naik puluhan penumpang, kalau yang bawa sepeda motor sekitar 22 orang. Sebenarnya penumpang sudah terlalu banyak, kita sudah larang, tapi mereka tetap maksa naik," jelas Dadi kepada wartawan di lokasi, Jumat (23/10/2015).

Namun, saat perahu berjalan beberapa meter, bagian depan perahu terangkat karena bagian belakangnya terlalu berat. Akhirnya, para penumpang dan sepeda motornya pun tercebur ke sungai.

"Penumpang terlalu berat di belakang, jadi depannya ngang-kat jadi kecebur semua," sambungnya.

Penumpang yang panik berteriak minta tolong dan berusaha menyelamatkan diri. Beruntung kondisi Sungai sedang surut. Mereka berhasil diselamatkan tukang eretan dan warga sekitar.

Sejumlah penumpang yang luka dibawa ke klinik Medika yang tak jauh dari eretan. Sedangkan sepeda motornya diamankan di rumah warga. Meski tidak ada korban jiwa, sepeda motor para penumpang rusak karena tenggelam di Sungai.

Kapolsek Neglasari, Kompol Alit Syahrul Anas menyatakan, peristiwa perahu eretan terjungkal tersebut telah menyebabkan 40 penumpang tercebur ke sungai. Sedangkan sepeda motor yang rusak sebanyak 23 unit.

"Diduga hal itu karena ada kebocoran pada perahu. Untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pemilik eretan Rais, bersedia bertanggung jawab untuk mengganti kerugian," ujar Alit.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini