Share

Buruh Ikut Mogok Nasional Akan Dijatuhi Sanksi

Djamhari, Okezone · Selasa 24 November 2015 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 24 338 1254670 buruh-mogok-nasional-akan-dijatuhi-sanksi-XqxhDUyLKj.jpg foto: dok Okezone

BEKASI - Pengelola Kawasan Industri MM2100 membenarkan apabila Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melayangkan surat edaran kepada setiap perusahaan di wilayah tersebut guna mengantisipasi mogok nasional para buruh.

Pengelola Kawasan Industi MM2100, Darwoto mengatakan, surat edaran itu diberikan oleh Bupati Bekasi kepada perusahaan dalam upaya mengantisipasi mogok nasional yang dilakukan buruh.

Kata Darwoto, dalam surat edaran Bupati itu menyerukan kepada pihak perusahaan untuk melakukan kegiatannya seperti biasa dan menolak aksi mogok nasional bagi karyawannya.

"Sesuai suarat edaran, perusahaan bisa memberikan sanksi untuk buruh jika tetap mengikuti kegitan itu (mogok nasional)," kata Darwoto, Selasa (24/11/2015).

Lebih lanjut, kata Darwoto, pihak perusahaan yang memang menolak kegiatan mogok yang dilakukan karyawannya. Perusahaan boleh menerapkan prinsip no work, no pay (tak kerja, tak dibayar).

"Jadi intinya perusahaan bisa memberikan sanksi yang memang bukan kegiatan dari perusahaan yang mengganggu produksinya," jelas Darwoto.

Darwoto mengaku, mogok nasional buruh yang akan berlangsung bakal merugikan banyak perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Khususnya, Kawasan Industri MM2100 di mana akan banyak perusahaan yang akan mengalami kerugian apabila buruh melakukan mogok kerja selama empat hari.

"Kami sendiri belum memprediksi berapa kerugian perusahaan," ujarnya.

Selama ini, kata Darwoto, pihaknya tidak pernah melarang buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa yang kerap terjadi guna menyampaikan tuntutannya. Asalkan selama aksi buruh dilakukan tidak mengganggu aktivitas produksi.

"Kami berharap mudah-mudahan kegiatannya kondusif dan tidak ada gangguan," ucapnya.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini