nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dalam Sebulan, Pabrik Kosmetik Ilegal Raup Keuntungan Rp216 Juta

Dara Purnama, Jurnalis · Kamis 26 November 2015 17:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 26 338 1256408 dalam-sebulan-pabrik-kosmetik-ilegal-raup-keuntungan-rp216-juta-rHQ2Yuu3Gj.jpg Kosmetik Ilegal (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Pabrik kosmetik ilegal CV. Unicare Jaya Makmur milik Indra Wijaya (31) mampu meraup keuntungan sebesar Rp216 juta sebulan. Pabrik ini telah menjalankan operasi selama setahun dan mendistribusikan produknya ke negara Timur Tengah dan Afrika Selatan.

“Dalam satu bulan, pelaku meraup untung bersih Rp216 juta dari penjualan obat kosmetik ini ke negara Timur Tengah," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Pol Anjan Pramuka Putra dalam jumpa pers, Kamis (26/11/2015).

Menurut keterangan Anjan, negara Timur Tengah seperti Dubai dan Arab Saudi sangat menjanjikan bagi pelaku bisnis kosmetik ilegal ini. Begitu juga dengan negara Afrika Selatan. Sedangkan di Indonesia mereka kalah saing dengan merek kosmetik asal Jepang, Cina, dan Korea.

"Saat ini, dari hasil penggerebekan, kami masih memburu para jaringan pelaku dalam melakukan peredaran kosmetik mengandung borax ini," kata jenderal bintang satu ini.

Menurutnya, peredaran kosmetik ilegal antarnegara ini juga melibatkan orang-orang penting, sebab pangsa pasar sudah melampaui antarnegara.

"Apalagi dari pengakuan pelaku yang meraup untung ratusan juta, bukan orang sembarangan yang dilibatkan," sambungnya.

Dalam penggeledahan, sebanyak 13 karyawan pelaku yang diamankan saat ini masih berstatus sebagai saksi, hanya Indra Wijaya yang sudah ditetapkan tersangka karena bertanggung jawab atas pabrik ilegal tersebut.

Sebelumnya, polisi mengamankan ratusan karton kosmetik siap edar, serta bahan baku kimia borax yang dikemas di dalam sebuah plastik dengan berat perkiraan puluhan kilogram.

Jenis kosmetik tersebut semuanya tidak mengantongi izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Adapun nama pabrik yang digerebek adalah CV Unicare.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini