Penipu Telkomsel Ternyata Seorang Mahasiswi

Regina Fiardini, Okezone · Kamis 10 Desember 2015 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 10 338 1264898 penipu-telkomsel-ternyata-mahasiswi-MzMaiTzY1Z.jpg Foto: Illustrasi Okezone

JAKARTA - Akibat menyebabkan provider Telkomsel mengalami kerugian hingga Rp15,5 miliar, seorang perempuan berinisial SM (30) terpaksa mendekam dibalik jeruji penjara.

"Wanita tersebut sudah kami tahan, dia Mahasiswi. Tapi ternyata ada dua tersangka lain berinisial A dan B yang masih DPO," kata Wadirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Iwan Kurniawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Kasus tersebut berhasil diungkap penyidik Ditkrimsus lantaran adanya laporan dari Telkomsel yang mengalami kerugian akibat tidak bisa menagih dari 104 sim card yang dijual lantaran identitas yang mereka gunakan palsu.

Iwan mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya berhasil mengamankan SM. Namun, menurut pengakuan tersangka yang berprofesi sebagai mahasiswi itu hanyalah bertugas untuk mengaktivasi saja. Sementara yang melakukan penjualan adalah dua rekannya berinisial A dan B tersebut.

"Dari 104 sim card, tujuh di antaranya dia yang aktivasi. Dia buat dengan identitas palsu pula dan digunakan untuk menelefon hingga tagihannya membengkak," sambungnya.

Hal tersebut sudah ia lakukan sudah setahun lamanya. Sebelumnya, wanita itu melakukan registrasi sim card kartu Halo di Grapari wilayah Jakarta. Kemudian, sim card itu dibawa ke luar negeri seperti Pakistan, Nepal, Laos, Thailand, Tunisia, dan Turkey.

"Setelah ada di luar negeri, kartu itu digunakan lagi untuk panggilan internasional ke negara lain. Roaming itu kan tarifnya mahal banget. Dan Telkomsel enggak bisa lakukan penagihan itu," tandasnya.

Atas perbuatan pelaku, SM dijerat Pasal 33 dan atau Pasal 34 Ayat (1) Huruf a dan atau Pasal 37 Jo Pasal 49 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 3,4,5 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini