Korupsi Alkes Banten, KPK Periksa Presdir BSD sebagi Saksi

Bayu Septianto, Okezone · Jum'at 15 Januari 2016 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 15 338 1289049 korupsi-alkes-banten-kpk-periksa-presdir-bsd-sebagi-saksi-4AYfPfBchb.jpg Mantan Gubernur Banten Ratu Atus Chosiyah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (15/2016) memanggil Presiden Direktur (Presdir) Bumi serpong Damai (BSD) Muktar Widjaja.

Widjaja akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di Provinsi Banten untuk tersangka mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka RAC," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jumat (15/1/2016).

Selain Widjaja, penyidik juga akan memanggil Magda Ali Hasan, Ricky Hasan dan Devi Hasan sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Namun, Priharsa belum mengetahui secara pasti materi pemeriksaan terhadap para saksi tersebut. Kuat dugaan, para saksi diperiksa lantaran mengetahui, melihat atau mendengar kasus yang sedang disangkakan terhadap Atut.

Seperti diketahui, terkait tindak pidana korupsi pengadaan sarana alat kesehatan Pemprov Banten tahun anggaran 2011-2013, KPK telah menetapkan dua tersangka, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan.

Keduanya disangkakan Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-undang No.31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini