nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polresta Tengerang Bekuk Empat Pemerkosa Anak

Selasa 26 Januari 2016 18:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 01 26 338 1297716 polresta-tengerang-bekuk-empat-pemerkosa-anak-yJwS32taao.jpg ilustrasi (foto: Okezone)

TANGERANG - Aparat Polresta Tangerang, Banten, membekuk empat pelaku masing-masing Hh (26), Dp (23), Ma (18), dan Nm (24) setelah mereka memperkosa Sr (16) di sebuah lokasi di Kecamatan Sindang Jaya.

"Kami jerat para pelaku dengan UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema di Tangerang, Selasa, (26/1/2016).

Irman mengatakan awalnya petugas menangkap pelaku Ma yang merupakan teman korban pada suatu lokasi persembunyian di Kecamatan Pasar Kemis.

Petugas kemudian melakukan pengembangan kasus tersebut setelah mendapatkan keterangan dari korban dan beberapa pihak yang telah dimintai keterangan.

Dalam beberapa pekan setelah laporan korban, petugas berupaya untuk memburu para pelaku lainnya.

Berkat informasi dari keluarga pelaku, maka akhirnya diburu hingga ke beberapa lokasi persembunyian di kawasan Pantai Utara Kabupaten Tangerang yang telah dicurigai.

Petugas juga mengecek keberadaan pelaku yang berdasarkan laporan terakhir menyebutkan sebagai karyawan kontrak usaha katering di Kecamatan Sindang Jaya.

Namun petugas sempat gagal karena dari keterangan pengelola katering pelaku tidak masuk kerja sejak beberapa hari terakhir.

Petugas pertama kali menangkap pelaku Ma kemudian Nm, Hh, dan terakhir adalah Dp di rumah keluarganya di Jakarta Barat.

Pengakuan tiga pelaku sebelum memperkosa terlebih dahulu menenggak minuman keras dengan kadar alkohol tinggi dan akhirnya mabuk.

Irman mengharapkan kepada orang tua yang memiliki anak gadis agar tidak begitu saja percaya kepada orang lain yang belum dikenal ketika berpergian dengan sepeda motor.

"Bahkan orang tua harus mengawasi kegiatan anak di luar rumah demi menghindari tindakan kekerasan atau pemerkosaan," katanya. (ant)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini