nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahok Telah Lama Ingin Menggusur Kalijodo

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 11 Februari 2016 11:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 02 11 338 1309410 gubernur-dki-telah-lama-ingin-menggusur-kalijodo-sOn9FkPYCQ.jpg foto: ilustrasi Okezone

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, pihaknya telah lama berencana menggusur kawasan prostitusi Kalijodo. Namun, penggusuran tertunda lantaran dirinya mamprioritaskan membangun jalanan inspeksi kali serta merelokasi warga di sekitar waduk Ibu Kota. 

"Dulu saya sudah mau bongkar (Kalijodo). Waktu itu saya katakan prioritas saya adalah daerah-daerah yang kena jalan inspeksi sungai. Yang prioritas itu waduk. Nah, kita kerjakan itu dulu karena rusun tidak tersedia cepat karenanya kita tunda," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Di pesisir Ibu Kota, Ahok menungkapkan, Pemprov DKI berencana membangun daerah Muara Baru. Di sana, sekira 10 hektare lahan akan dipersiapkan guna menghijaukan kawasan Jakarta Utara.

"Tadinya kita berpikir sekarang kan mau bangun lagi 10 hektare yang di Muara Baru dan saya lagi data. Nanti di Muara Baru Raya saja, kiri kanan itu enggak ada lagi toko. Semua pohon dan kita mau bikin hijau dan taman. Nah, orang-orang ini musti didata kan dagangnya apa, bangkel atau apa di 10 hektare itu mau kita bikin 10 blok," ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, adanya kecelakaan maut mobil Fortuner yang menewaskan empat pengendara belum lama ini membuat dirinya berpikir ulang untuk segera “membersihkan” kawasan Kalijodo.

"Nanti Gedong Panjang, Kalijodo, itu mau kita masukin kalau yang dagang, tapi tertunda. Setelah kejadian Fortuner itu, saya berpikir kalau dibiarkan terus nanti korban lagi dan korban lagi. Jadinya ya sudah kita utamakan bersih dululah," ucap Ahok.

Suami Veronica Tan ini menuturkan, untuk menggusur warga Kalijodo, Pemprov DKI akan berkoordinasi dengan aparat keamanan. Karena itu, ia berharap penggusuran segera dilakukan.

"Mana ada sih negara kalah sama preman. (Kalau mau menggusur) ya jangan satu atau dua oranglah, pasukan dong. Kalau dia (warga) seribu, kita seribu dengan Brimob senjata lengkap," seru Ahok.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini