Haji Lulung: Ahok Bohongi Rakyat!

Bisma Alief, Okezone · Kamis 25 Februari 2016 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 25 338 1321175 haji-lulung-ahok-bohongi-rakyat-48oL5bRgQA.jpg Haji Lulung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Selain diperiksa sebagai saksi dalam kasus pengadaan scanner printer di 25 SMA/SMK di wilayah Jakarta Barat, kedatangan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, juga menyerahkan alat bukti yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, bukti itu bisa membuka semua kasus korupsi yang ada di DKI Jakarta.

"Selama ini enggak ada yang berani mengatakan bahwa sebenarnya kasus di Jakarta, seperti UPS, printer, Rumah Sakit Sumber Waras sebenarnya cikal bakalnya darimana. Cikal bakalnya dari hasil APBD-P dari Kemendagri," ujar Haji Lulung saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Kamis (25/2/2016).

Menurutnya, kenapa hal tersebut tidak diungkap karena APBD-P tersebut tidak dievaluasi oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), padahal Kemendagri memerintahkan untuk dievaluasi bersama lembaga setingkat Gubernur, yaitu DPRD. Namun, Ahok tidak mengevaluasi satu butir pun APBD-P dari Kemendagri tersebut.

Padahal didalamnya terdapat UPS, scanner printer dan RS Sumber Waras. Bila dievaluasi, lanjut Haji Lulung, tidak akan terjadi kasus-kasus tersebut.

"Gubernur tidak mengevaluasi satu butirpun. Bahkan tidak ada surat kepada DPRD untuk membahas hal tersebut," lanjutnya.

Haji Lulung mengatakan selama ini Ahok sudah membohongi rakyat Jakarta dengan tidak melakukan evaluasi terhadap APBD-P.

"Artinya selama ini Gubernur membohongi rakyat Jakarta dengan melakukan pembiaran terhadap evaluasi anggaran belanja perubahan 2014," tutupnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini