Digeruduk Bareskrim, Gedung DPRD DKI Mendadak Gaduh

Salsabila Qurrataa'yun, Okezone · Kamis 03 Maret 2016 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 03 338 1326952 digeruduk-bareskrim-gedung-dprd-dki-mendadak-gaduh-MQYqmHXyiJ.jpg Penggeledahan Bareskrim di DPRD DKI (Foto: Salsabila)

JAKARTA - Tim penyidik Bareskrim Mabes Polri menggeledah Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta pada hari ini. Kedatangan Bareskrim tak ayal menggegerkan dan membuat gaduh gedung wakil rakyat Jakarta itu.

Penyidik diketahui setelah menggeledah ruangan milik Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsdi, dilanjutkan dengan menggeledah ruang milik Wakil Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan.

Sebelumnya sudah ada sebuah perangkat komputer merek Apple, sejumlah dokumen dan dua keping CD milik staf Ferrial yang ditemukan di gudang DPRD DKI diangkut penyidik.

Pantauan Okezone, hingga saat ini penyidik masih memeriksa ruangan milik mantan Ketua DPRD DKI periode 2009-2014 itu. Tidak lama kemudian Abraham Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung yang juga Wakil Ketua DPRD DKI mendatangi wartawan yang hendak menunggu di depan ruang Ferrial.

Lulung mengatakan, tidak mengetahui ada penggeledahan yang dilakukan oleh Bareskrim. "Saya baru datang, belum tahu ada penggeledahan. Ya seperti saya dulu. Ini kita harus dukung (Bareskrim) untuk mengumpulkan alat bukti dalam kasus UPS," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Lantai 9, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016).

Seperti diketahui, kasus yang tengah menjerat Fahmi Zulfikar ini merupakan pengadaan 49 UPS untuk 49 SMA oleh Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat dan Pusat.

Anggaran sebesar Rp300 miliar tersebut tak pernah dibahas bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, tiba-tiba muncul dalam APBD-P 2014. Sehingga Ahok sering menjuluki anggaran ini sebagai anggaran siluman.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini