Alex Usman Divonis 6 Tahun Penjara, Ini Respons Ahok

Syamsul Anwar Khoemaeni, Okezone · Jum'at 11 Maret 2016 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 11 338 1333001 alex-usman-divonis-6-tahun-penjara-ini-respons-ahok-PUwcTKcypj.jpg Foto: ilustrasi Okezone

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta memvonis mantan Kasi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, Alex Usman, dengan hukuman enam tahun penjara. Selain itu, Alex dijatuhi denda sebesar Rp500 juta subsider kurungan enam bulan atas kasus pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS) tahun anggaran 2014.

Menanggapi putusan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku pihaknya menghormati putusan hakim. Namun, ia menyarankan harta koruptor disita seluruhnya oleh negara.

"Itu haknya hakim. Saya berharap ke depan orang yang korupsi disita habis hartanya," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan, jaksa penuntut umum mestinya mengenakan sangkaan pencucian uang untuk membuktikan bahwa harta yang diperoleh berasal dari korupsi. "Jadi dikenakan tindak pidana pencucian uang. Jaksa harusnya tuntut sampai ke situ. Jadi, siapa yang korupsi benar disita hartanya," tuturnya.

Suami Veronica Tan itu juga pesimistis hukuman mati bisa membuat efek jera terhadap perilaku korup. Sebaliknya, Ahok menilai koruptor bakal stres jika terpidana kasus korupsi dimiskinkan.

"Orang dihukum mati enggak kapok. Kalau dimiskinkan, semua turunannya stres. Dia juga stres, dari kaya foya-foya terus miskin. Harapan saya seperti itu," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini