Keluar dari Bareskrim, Lulung Gagal Ketemu Tetangga

Bayu Septianto, Okezone · Selasa 15 Maret 2016 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 15 338 1336459 keluar-dari-bareskrim-lulung-gagal-ketemu-tetangga-9oGvsce0Rg.jpg Haji Lulung saat keluar dari Bareskrim (Foto: Bayu Septianto/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung bersikukuh bila tak ada agenda pemeriksaan terhadap dirinya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) APBD-P 2014.

Saat keluar dari Bareskrim, Lulung menegaskan dirinya ke Bareskrim untuk menemui tetangganya yang bekerja di Bareskrim. Namun, diakui Lulung tetangga yang dimaksud itu tak kunjung datang.

"Enggak (diperiksa). Silaturahmi dari pukul 11.00 WIB, nunggu orangnya enggak datang-datang. Orangnya lagi nganter umroh. Dia lupa kali ya, kemaren sudah janjian," ujar Lulung di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Lulung juga membantah bila dirinya diperiksa sebagai saksi yang meringankan untuk tersangka Fahmi Zulfikar seperti yang dikatakan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wiyagus.

"Itu mah itu, ada Akbar. Kalau saya emang silaturahmi. Saya enggak ada saksi meringankan. Apa yang meringankan kan saya enggak tahu apa-apa," tutur Lulung.

Akbar yang dimaksud Lulung yakni Rudin Akbar, anggota DPRD DKI Jakarta yang hari ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi yang meringankan untuk tersangka Fahmi Zulfikar. Tak hanya Lulung dan Rudin Akbar, penyidik Bareskrim juga memeriksa seorang anggota DPRD lainnya yakni Akhmad Nawawi.

Sejauh ini sudah lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah anggota DPRD Fahmi Zulfikar, M. Firmansyah, mantan Kasi Sarpras Sudin Dikmen Jakbar Alex Usman, mantan Kasi Sarpras Sudin Dikmen Jakpus Zaenal Soleman, dan Dirut PT Offistarindo Adiprima Harry Lo.

Dari kelima tersangka itu, baru Alex Usman yang maju hingga meja persidangan. Bahkan pada pekan lalu Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI Jakarta telah menjatuhkan vonis enam tahun penjara terhadap Alex Usman.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini