nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Djarot: PNS DKI Wajib Periksa HIV-AIDS

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 24 Maret 2016 15:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 03 24 338 1344871 djarot-pns-dki-wajib-periksa-hiv-aids-rGptQ1m28H.jpg Wagub DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat (foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengeluarkan surat edaran bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Ibu Kota untuk melakukan pemeriksaan HIV-AIDS.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan guna mengetahui sejauh mana peta dari penyakit yang belum ditemukan obatnya tersebut.

"Sekarang populasi kunci sudah kita ketahui kan? Sekarang populasi umum yang naik dan meningkat. Populasi umum siapa saja? Ya, termasuk kalian. Artinya bahwa program ini perlu kita perluas. Makanya kita perintahkan puskesmas akan melakukan pemeriksaan HIV-AIDS kepada seluruh pegawai dulu, untuk mengetahui petanya. Baru kita ketahui termasuk apa akar penyebabnya," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku, Pemprov DKI tengah mempelajari soal penyebab Odha menjadi penderita penyakit yang dianggap sebagian orang merupakan kutukan ini.

"Apa karena seks bebas yang beresiko, apa karena narkoba, atau karena perilaku yang menyimpang? Kita harus tahu terlebih dahulu," ungkapnya.

Djarot mengatakan, surat edaran tersebut memerintahkan seluruh PNS melakukan pemeriksaan ke puskemas pada Jumat setiap pekannya. Nantinya, lanjut Djarot, setiap Dinas DKI akan dijadwalkan melakukan pemeriksaan.

"Setiap Jumat akan kita periksa, terutama di wilayah kecamatan tertentu. Itu kan tidak bisa satu kali Jumat saja. Misalnya, Jumat ini Dinas Pendidikan seluruhnya. Kemudian Jumat depan Satpol PP keseluruhan dan begitu seterusnya. Dengan cara seperti itu kita bisa mengetahui keberadaan PNS. Ini bukan untuk kepentingan Pemprov DKI tapi juga untuk kepentingan dirinya dan keluarganya," kata Djarot.

Djarot mengimbau, seluruh PNS di lingkungan Pemprov DKI tak khawatir dengan aturan ini. Menurutnya, penyakit HIV/AIDS masih dapat diobati asalkan mampu 'membunuh' virusnya.

"Jadi enggak usah takut dan khawatir. Kalaupun memang terkena, kita bisa obati supaya tidak menjadi AIDS. Ini kan masalah persoalan keselamatan umat manusia. Jadi ini program yang sangat penting di Jakarta bagi saya," ucap Djarot.

Pria yang digadang-gadang akan diusung oleh PDIP menjadi calon Gubernur DKI ini memastikan akan mempercepat keluarnya surat edaran pemeriksaan HIV-AIDS bagi PNS Ibu Kota. Baginya, surat edaran tersebut bukti bahwa Pemprov DKI memperkuat data agar populasi Odha di Jakarta dapat ditekan.

"Kita akan percepat dan perkuat. Tadi kita dengar data, kecenderungan naik penderita HIV-AIDS di populasi umum. Kita punya populasi kunci dengan jumlah penderita sekitar 122 ribu orang. Data itu track recordnya ke kita supaya mudah pengobatannya," pungkas Djarot.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini