Ahok Semprot Wartawan Al Jazeera

Reni Lestari, Okezone · Kamis 07 April 2016 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 07 338 1356389 ahok-semprot-wartawan-al-jazeera-93XjAvtQdU.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, memarahi dua wartawan Al Jazeera TV yang mempertanyakan soal penyelenggaraan pameran mesin rokok internasional dalam waktu dekat.

Wartawan tersebut berpendapat, pameran mesin rokok Internasional atau World Tobacca Process and Machinery (WTPM) sudah ditolak di sejumlah negara, namun justru diterima dengan tangan terbuka di Indonesia.

Atas pertanyaan tersebut, Ahok tak bisa menerima dan justru menganggap wartawan itu berbicara konyol.

"Anda orang asing semua jangan menjajah kami dengan pikiran konyol. Anda masuki semua produk farmasi rokok sintetis. Pernah kritik enggak tuh?," kata Ahok di Balai DKI Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan, selama ini pihak asing bisa saja mendukung Indonesia menutup pameran mesin rokok karena satu alasan. Pasalnya, diketahui banyak perusahaan asing yang kini menjual rokok sintetis ke Indonesia.

Ahok Nonton Bareng Film Jingga

Ahok menduga ada keterlibatan perusahaan farmasi yang mengeluarkan rokok sintetis dalam kampanye penolakan pameran mesin rokok ini. "Jadi kenapa kita jadi agen asing untuk melarang mesin rokok?," ungkap dia.

Kalaupun ingin mencari solusi rokok, sambung Ahok, aktivis harusnya langsung kepada hulunya. Dia lebih ingin para aktivis dan wartawan luar negeri mengkritik keberadaan pabrik rokok dan bukan hanya sekedar penjualan mesin rokok semata.

"Sekalian saja PBB bikin solusi seluruh dunia enggak boleh merokok. Sekarang kan rokok sintetis farmasi asing luar negeri mau menggantikan rokok. Itu aja," pungkas dia.

Sekadar diketahui, kedatangan dua jurnalis asing ini, sedianya untuk meliput sejumlah aktivis anti rokok dari BEM IM FKM Universitas Indonesia (UI) yang mendatangi Ahok untuk meminta menghentikan pameran WTPM. Rencanannya pameran ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 April 2016 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini