Aktivis Antirokok Sebaiknya Lebih Banyak Baca

Angkasa Yudhistira, Okezone · Kamis 07 April 2016 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 07 338 1357049 aktivis-antirokok-sebaiknya-lebih-banyak-baca-u6iKytHvsM.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Langkah Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melabrak aktivis antirokok dan media asing yang mempertanyakan penyelenggaraan World Tobacco Process and Machinery (WTPM) yang akan berlangsung di Jakarta, 27-28 April 2016 dinilai sebagai langkah tepat.

Budayawan Mohammad Sobary mengatakan, sebagai tokoh nasionalis, sikap Ahok perlu didukung sebagai upaya perlindungan negara dari pengaruh asing. (Baca Juga: Ahok Semprot Wartawan Al Jazeera)

"Sebaiknya kalangan anti-rokok lebih banyak lagi membaca tidak asal bicara," tegas Sobary, Kamis (7/4/2016).

Ia menambahkan, jika tetap memaksakan penutupan pameran yang notabene sudah dapat izin resmi, maka kalangan anti-rokok itu kata Sobary harus siap berhadapan dengan aparat penegak hukum. "Terserah mereka kalau mau benturan dengan polisi," kata dia.

Sobary pun mewanti-wanti agar aktivis anti-rokok tidak memaksakan kehendak karena segala regulasi yang sudah dibuat pemerintah juga bertujuan mewujudkan keadilan sosial yang tidak hanya demi kepentingan satu kelompok.

Ia mengaku setuju dengan pernyataan Ahok jika masalah kesehatan tidak bisa dijadikan alasan terkait pelarangan tersebut. Penyakit kanker, kata dia, salah satu penyakit akibat rokok, lebih berpotensi berasal dari makanan berbahaya dibandingkan rokok. Pasalnya, kanker gara-gara makan makanan formalin lebih banyak daripada yang merokok.

Selain itu, menurutnya, ada begitu banyak kalangan yang tidak mampu melihat sisi positif sektor tembakau. Hal itu terjadi karena mereka umumnya sudah dipengaruhi kepentingan lobi-lobi asing.

"Kapitalis dan kaum lobbyst sudah masuk. Pemerintah masuk ke dalam blok persaingan dalam hal industri farmasi. Keberpihakan pemerintah pada mereka menunjukkan suksesnya kerja para pelobi itu," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini