Diperiksa KPK 12 Jam, Ahok Dicecar 50 Pertanyaan

Bayu Septianto, Okezone · Selasa 12 April 2016 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 12 338 1361226 diperiksa-kpk-12-jam-ahok-dicecar-50-pertanyaan-OuX84Zw47e.jpg Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat di gedung KPK (Foto: Antara)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ahok diperiksa untuk dimintai keterangannya terkait penyelidikan dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Ahok keluar dari Gedung KPK sekira pukul 21.20 WIB, sehingga lebih dari 12 jam ia dimintai keterangannya oleh penyidik KPK sejak pukul 09.05 WIB, pagi tadi. Ahok mengaku, ia dicecar sebanyak 50 pertanyaan oleh penyidik KPK. (Baca juga: Prabowo Girang Ahok Digarap KPK)

"Ngecek yang ulang-ulang, pokoknya semua ada pertanyaan total 50, macam-macam," jelas Ahok di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/4/2016).

Pemanggilan ini merupakan yang perdana untuk orang nomor satu di DKI ini dalam penyelidikan dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras. Ia datang sekira pukul 09.05 WIB dengan mengenakan kemeja batik lengan panjang. 

Seperti diketahui, dugaan penyelewengan pembelian lahan RS Sumber Waras saat ini tengah diusut oleh lembaga antirasuah. Agus Rahardjo Cs menduga, ada indikasi tindak pidana korupsi dalam pembelian lahan tersebut.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pun telah menyampaikan hasil audit investigasi khusus pengadaan lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras ke KPK. Dari audit tersebut, ada enam penyimpangan yang ditemukan BPK, mulai dari pembentukan harga hingga penyerahan hasil. (Baca juga: Sebut BPK Ngaco, Ahok Dinilai Hina Lembaga Negara)

BPK sebelumnya menilai pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu merugikan Pemprov DKI Jakarta sebanyak Rp191 miliar. Selisih harga tersebut terjadi karena perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar dengan lahan rumah sakit.

BPK mengindikasikan adanya penggelembungan harga dalam pembelian tanah. Mereka pun memanggil sejumlah pihak, mulai dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, hingga mantan Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan untuk dimintai keterangan.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini