nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengintip Suasana Ingar-bingar Lucy In The Sky yang Diprotes Warga

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2016 19:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 05 12 338 1386939 mengintip-suasana-ingar-bingar-lucy-in-the-sky-yang-diprotes-warga-wZ9cJpPecv.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Kekesalan penghuni dan pengelola apartemen Sudirman Mansion, Kawasan SCBD, Jakarta tampaknya semakin bertambah.

Setelah sebuah spanduk berukuran besar terpasang di muka gedung apartemen Sudirman Mansion yang berada di Kawasan SCBD, Senayan, Jakarta sejak Senin 9 Mei 2016, kini muncul lagi spanduk raksasa yang berukuran sama 10 x 15 meter yang terpampang sisi kiri gedung tersebut.

Bila spanduk sebelumnya bertuliskan 'Anak dan Bayi Kami Tidak Bisa Tidur karena Lucy in the Sky sangat Berisik dan Tidak Peduli Kenyamanan Warga Sekitar', kini spanduk yang baru dipasang Kamis (12/5/2016) pagi tadi bertuliskan "KAMI INSOMNIA DAN HARUS NGUNGSU GARA-GARA LUCY IN THE SKY TIRANI BORJU'.

Pemasang spanduk itu bukanlah tanpa alasan. Para penghuni Sudirman Mansion ini merasa kesal akibat kerap mendengar dentuman suara musik yang berasal dari kafe Lucy In The Sky yang letaknya tak jauh dari apartemen itu. Kafe Lucy In The Sky sendiri berada di sisi timur dari Apartemen Sudirman Mansion.

Kafe ini berada di Kompleks Fairgrounds yang berisikan berbagai kafe serta restoran. Lucy In The Sky sendiri berada di lantai dua. Untuk menuju kafe itu, pengunjung harus menaiki tangga yang berada di sisi kiri pintu masuk Kompleks Fairgrounds.

Begitu berada di lantai atas, memang terlihat kafe ini berkonsep di ruang terbuka dengan adanya taman kecil di sisi kanan begitu memasuki tempat tersebut. Ranting-ranting dari pohon besar di kawasan itu membuat kafe ini terasa rindang dan adem bila dinikmati pada sore hari.

Terlihat kursi dan meja kayu namun ada juga dari material besi tersaji di bagian luar kafe itu. Sedangkan di sisi tengah tedapat beberapa kursi sofa serta meja bar untuk melayani tamu yang ingin memesan minuman. Di area tengah ini terpasang atap kaca dengan tiang-tiang kayu.

Menjelang malam, puluhan muda-mudi memadati Lucy In The Sky. Mereka sekadar ingin menghabiskan malam bersama pasangan atau teman.

Di pojok kanan terlihat meja yang dipenuhi speaker yang biasa digunakan untuk para disk jockey (DJ) memainkan musik pada tengah malam. Berbagai macam aliran genre musik dugem diputar.

Salah seorang karyawan kafe LITS yang enggan disebutkan namanya menjelaskan kafe ini buka setiap harinya sejak pukul 15.30 WIB sore dan tutup pukul 01.00 WIB dini hari.

Menurutnya, kafe LITS memang menyuguhkan pertunjukan live DJ setiap hari Rabu hingga Sabtu. "Live DJ mulai jam 10 sampai tutup," ujarnya kepada Okezone, Kamis (12/5/2016).

Namun, ia mengaku untuk saat ini acara musik dengan DJ itu hanya disuguhkan pada Jumat dan Sabtu saja. Hal ini karena adanya komplain dari penghuni apartemen Sudirman Mansion yang terganggu dengan suara musik yang dinilai terlalu kencang."Kita lagi ada masalah sama tetangga, jadinya untuk live DJ ditiadakan," ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI memanggil manajemen Lucy In The Sky Bar karena membuat kebisingan yang menganggu warga.

Kepala Disparbud DKI Catur Laswanto menuturkan, Manajemen Lucy In The Sky akan berhadapan dengan Bidang Industri Pariwisata (IP).

"Rencananya hari ini bidang IP akan memanggil manajemen Lucy In The Sky Bar," kata Catur kepada Okezone, Selasa 10 Mei 2016.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini