Massa Geruduk Mapolres Jakut, Minta Dua Pendemo Ahok Dibebaskan

Putera Negara, Okezone · Senin 27 Juni 2016 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 27 338 1426376 massa-geruduk-mapolres-jakut-minta-dua-pendemo-ahok-dibebaskan-DQaw93QjI1.jpg Warga dari AMJU saat berunjuk rasa di depan Mapolres Metro Jakarta Utara (Puteranegara/Okezone)

JAKARTA – Puluhan orang dari Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) mendatangi Polres Metro Jakarta Utara. Mereka menuntut pembebaskan dua rekan mereka, Izpan Rahman dan Mutadi, yang dijadikan tersangka terkait demo ricuh menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kedua orang itu disangka melanggar Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Aksi itu terjadi saat demontrasi menolak kedatangan Ahok waktu ingin meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Penjaringan, Jakarta Utara, pekan lalu.

"Kami datang ke sini dengan tujuan untuk membebaskan kawan-kawan kami, itu maksimalnya. Minimalnya adalah kami meminta penangguhan,” kata kordinator aksi AMJU, Jamran di Mapolres Jakarta Utara, Senin (27/6/2016).

Menurutnya, kedua tersangka patut dibebaskan karena masih duduk di bangku sekolah sekaligus agar bisa berlebaran bersama keluarganya.

"Kawan kita itu kan masih SMA umurnya 18 tahun dan dikit lagi Lebaran, jadi kita minta penangguhan," sebut Jamran.

Beberapa perwakilan massa termasuk aktivis sosial Ratna Sarumpaet serta kuasa hukum tersangka sedang bertemu Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona di dalam kantor, untuk menyampaikan aspirasinya.

(Baca juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Terkait Demo Penolakan Ahok)

Sebelumnya, warga Jakarta Utara menggelar aksi menolak kedatangan Ahok di Penjaringan pada Kamis 23 Juni 2016. Aksi itu berujung ricuh. Belakangan polisi menetapkan dua tersangka.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini