Share

RS Awal Bros Terbukti Malpraktik oleh PN Bekasi

Agregasi Antara, · Senin 27 Juni 2016 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 27 338 1426569 rs-awal-bros-terbukti-malpraktik-oleh-pn-bekasi-eqz2hljioh.jpg Foto: Illustrasi Okezone

BEKASI - Keluarga Falya Raafani Blegur bersyukur gugatannya terhadap dugaan malpraktik yang menewaskan putri mereka di Rumah Sakit Awal Bros Kota Bekasi, Jawa Barat berhasil dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi.

"Majelis hakim sudah memutuskan bahwa putri kami Falya (14 bulan) meninggal dunia di Rumah Sakit Awal Bros Kota Bekasi pada 1 November 2015 akibat malpraktik," kata Ayah Falya, Ibrahim Blegur di Bekasi, Senin (27/6/2016).

(Baca juga: Diduga Mal Praktik, RS Awal Bros Dilaporkan ke Polda)

Dalam sidang putusan perkara yang dipimpin Hakim Frans Haloho diputuskan, RS Awal Bros dinyatakan bersalah dan dituntut ganti rugi materi kepada penggungat sebesar Rp205.500.000.

"Namun hakim menolak tuntutan ganti rugi imateril, yang kami ajukan sebesar Rp15 miliar lebih yang diasumsikan berdasarkan usia produktif Falya bila hidup. Yang dikabulkan hanya kerugian materil saja," katanya.

(Baca juga: Diduga Jadi Korban Malpraktik, Balita Tewas Usai Disuntik)

Kuasa hukum Falya, Nurhakim membenarkan keputusan Pengadilan Negeri Bekasi yang memenangkan gugatan kliennya itu.

"Ada indikasi penyebab meninggalnya Falya akibat pemberian 1 gram antibiotik trisepin oleh pihak rumah sakit," katanya.

Menurut dia, pihak rumah sakit telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang dibuktikan dengan laporan kliennya.

"Kewajiban rumah sakit untuk melakukan skin test terhadap Falya sebelum disuntik antibiotik tidak dilakukan. Penyuntikan dilakukan tidak melalui izin keluarga, artinya mal praktik telah terjadi di RS Awal Bros Bekasi," sambungnya.

Pihaknya sampai saat ini masih menunggu pemberkasan keputusan hakim yang akan diberikan pada dua pekan ke depan.

"Kami puas dengan keputusan majelis hakim yang memenangkan gugatan klien kami. Namun kita harus berdiskusi dulu dengan klien untuk langkah selanjutnya," katanya.

Hingga berita ini dibuat, Humas RS Awal Bros Bekasi, Randy tidak memberikan komentar saat dihubungi melalui melalui ponselnya.

Seperti yang diketahui, Falya meninggal di RS Awal Bross pada 1 November 2015 diduga ada kesalahan medis. Pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya, hingga membongkar makan korban pada 27 November 2015.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini