Share

Pemerintah Diminta Utamakan Keselamatan Pemudik

Awaludin, Okezone · Jum'at 01 Juli 2016 22:58 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 01 338 1430999 pemerintah-diminta-utamakan-keselamatan-pemudik-ByO6zr9XR2.jpg Foto: Illustrasi Okezone

JAKARTA - Angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa dalam arus mudik lebaran bervariasi. Oleh karena itu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menilai keselamatan pemudik saat musim mudik lebaran harus mendapat serius dari pemerintah.

"Setiap kali mudik lebaran korban jiwa mencapai 800 orang hampir empat kali dari korban pesawat jatuh kita biasa saja. Ini yang harus dibenahi," kata Wiranto usai membuka pendirian posko mudik yang diselengaran sayap partai DPP Pemuda Hanura di Jakarta, Jumat (1/7/2016).

Ia pun meminta kepada stake holder bisa bekerja maksimal untuk meminimalisir korban jiwa. Tak hanya itu, ia juga mengimbau pada pemudik agar meningkatkan kesadaraannya dalam tertib berlalulintas.

"Saya sebagai pembina paguyuban warga Jawa Tengah kemaren melepas mudik bersama meminta pemudik untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan mereka. Pemerintah juga sekarang sudah bagus persiapannya. Misalnya, ada tol Cipali," sambungnya.

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian pada pemudik, DPP Pemuda Hanura mendirikan posko mudik yang tersebar di sejumlah titik. Ketua DPP Pemuda Hanura Wisnu Dewanto mengatakan, ‎ kehadiran posko mudik tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik agar bisa dengan selamat sampai tujuan serta merayakan lebaran bersama keluarga tercinta.

‎

"Mudik sendiri adalah tradisi rumit yang tak boleh ditangani secara sembarangan," kata Wisnu.

Sekjen Ketua Pemuda Hanura Didi Apriadi menambahkan, posko mudik sendiri tersebar di 10 titik di Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

Diantaranya, di Purwakarta, Brebes, dan Garut.

"Disana kami menyiapkan makanan, kursi pijat, dan obat-obatan. Yang jelas kami berharap kehadiran kami akan memberikan rasa nyaman bagi pemudik," kata Didi.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini