Gerebek Green Garden, WNA Diduga Lakukan Penipuan Cyber Crime

Regina Fiardini, Okezone · Kamis 04 Agustus 2016 23:06 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 04 338 1455499 gerebek-green-garden-wna-diduga-lakukan-penipuan-cyber-crime-k28FNYNXDS.jpg Ilustrasi (Dok: Shutterstock)

JAKARTA – Rumah mewah di kawasan Green Garden, Jakarta Barat, digerebek penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Diduga, rumah itu disalahgunakan oleh warga negara asing (WNA) sebagai tempat untuk melakukan tindak pidana cyber crime.

"Aksi penangkapan merupakan laporan dari interpol. Para WNA melakukan penipuan dengan menggunakan cyber online dengan target warga negaranya sendiri," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan kepada Okezone, di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

(Baca Juga : Gerebek Rumah Mewah di Jakbar, Polisi Amankan 31 Warga Asing)

Alhasil, sebanyak 31 WNA gabungan, terdiri atas China dan Taiwan diamankan dalam penggerebekan tersebut. Pihaknya pun tengah menginterogasi kepada para pelaku guna mengetahui sudah berapa lama mereka tinggal di Indonesia.

Itu karena, Herry menduga, mereka merupakan korban human trafficking dan melakukan pelanggaran di Indonesia guna melakukan aksi jahatnya itu.

"Diduga melakukan pelanggaran keimigrasian yang berada di Indonesia untuk melakukan giat ilegal tersebut dan diduga merupakan korban trafficking," tuturnya.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan enam unit laptop, dua komputer, delapan boks telepon, dua unit Ipad, 26 unit handphone, tujuh paspor, sembilan handy talkie (HT), 25 pesawat telepon, dua kalkulator, 17 unit void gateway, serta satu unit printer.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini