Wakapolsek Acungkan Pistol, Kapolsek Kemayoran: Tidak Benar Itu!

Feri Agus Setyawan, Okezone · Senin 08 Agustus 2016 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 08 338 1458338 wakapolsek-acungkan-pistol-kapolsek-kemayoran-tidak-benar-itu-yP7XtA4e7A.jpg Wakapolsek Kemayoran AKP Jamal Alkatiri (foto: Fakhri/Okezone)

JAKARTA - Kapolsek Kemayoran Kompol Adri Desas Furyanto angkat bicara soal tindakan anak buahnya Wakapolsek Kemayoran, AKP Jamal Alkatiri yang disebut menodongkan pistol ke arah warga di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur.

Menurutnya, tak benar bila dikatakan Jamal menodongkan pistol ke arah warga. "Siapa bilang todong pistol? Dia cuma tidur kok. Enggak benar itu," kata Adri saat dikonformasi Okezone, Senin (8/8/2016).

Adri mengakui bila bawahannya itu tengah tertidur di depan toko aksesoris motor di wilayah Jakarta Timur. Namun, dirinya belum bisa memastikan terkait kondisinya yang tertidur hingga pagi. Pasalnya saat ini masih dalam pemeriksaan.

"Mengenai kondisinya (mabuk atau tidak) sekarang sedang dalam pemeriksaan," tegas dia.

(Baca: Ini Alasan Wakapolsek Kemayoran Acungkan Pistol ke Arah Warga)

Sebelumnnya diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono membenarkan Wakapolsek Kemayoran AKP Jamal Alkatiri diamankan Propam Polres Metro Jakarta Timur lantaran diduga mabuk-mabukan dan mengacungkan senjata api di Jalan Otista Raya.

"Iya benar, kasusnya dilimpahkan ke Polres Jakarta Pusat," kata Awi saat dikonfirmasi.

Diamankannya oknum polisi tersebut lantaran Propam Polres Jakarta Timur mendapat telefon dari warga bahwa ada seorang laki-laki dalam keadaan mabuk mengaku sebagai anggota Polri sembari mengacung-acungkan senjata jenis revolver.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polres Jakarta Timur langsung menjemputnya. Setelah di digelandang ke kantor polisi, ternyata pria itu memanglah anggota.

"Setelah di kantor polisi memang benar bahwa orang tersebut bernama Jamal Alkatiri jabatan Waka Polsek Kemayoran Jakarta Pusat dan senjata miliknya sementara diamankan oleh Kasi Propam Polres Jakarta Timur guna pengusutan lebih lanjut," pungkas Awi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini