Share

Banjir Jakarta, Ahok Harus Minta Maaf

Qur'anul Hidayat, Okezone · Senin 29 Agustus 2016 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 29 338 1475563 banjir-jakarta-ahok-harus-minta-maaf-BPXNG9unpw.jpg Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Ahok (foto: Antara)

JAKARTA - Banjir parah di Kemang, Jakarta Selatan dianggap anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan sebagai kegagalan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam memimpin DKI Jakarta. Menurutnya, curah hujan yang tak terlalu tinggi saja bisa menimbulkan banjir parah, bagaimana jika hujan dengan intensitas tinggi.

"Ya kejadian banjir Kemang suatu bukti kegagalan Ahok dalam mengatasi banjir Jakarta. Apalagi kan ini terjadi dalam keadaan curah hujan yang tidak terlalu banyak, baru hujan sebentar saja banjirnya seperti itu, bagaimana dengan hujan beneran? Bisa tenggelam Jakarta," kata Arteria saat dihubungi, di Jakarta, Senin (29/8/2016).

(Baca: Saksi Mata: Banjir di Kawasan Elite Kemang seperti Tsunami)

Menurut Arteria, Ahok seharusnya meminta maaf kepada masyarakat Jakarta terkait masalah banjir tersebut. "Saya minta Ahok bertanggung jawab dan jadikan kejadian ini untuk lebih rendah hati dan tidak takabur. Katakan saja mohon maaf dan saya akan bekerja lebih keras lagi untuk atasi banjir Jakarta, ini lebih menyejukkan," kata Arteria.

Dia lantas menyindir mantan Bupati Belitung Timur itu yang sering sesumbar dengan kehebatannya mengatasi berbagai permasalahan Ibu Kota.

"Sekarang bukannya enggak terbukti malah makin parah. Kemang dari zaman dulu baru banjir kalau hujan besar dan terus-menerus, ini zamannya Ahok baru hujan bentar saja banjirnya seperti ini," tegasnya.

Arteria bahkan mendorong korban banjir untuk menggugat Ahok sekaligus menanyakan langkah yang sudah dilakukan Ahok untuk mengatasi banjir di Kemang. Anehnya kata Arteria, Ahok selalu mengatakan akan menata ulang Bukit Duri dan Kampung Pulo, namun tidak melakukan apa pun di bantaran sungai di sekitar Kemang.

"Mana Ahok, enggak kelihatan tuh di Kemang kerjanya, apa enggak berani menata Kemang? Nanti pasti nih yang disalahin wali kota, camat, dan lurahnya lagi. Ahok enggak pernah ngaku salah," tukasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini