Pedagang Pramuka Duga Oknum Bermain dalam Penjualan Obat Kedaluwarsa

Badriyanto, Okezone · Kamis 08 September 2016 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 08 338 1484225 pedagang-pramuka-duga-oknum-bermain-dalam-penjualan-obat-kedaluwarsa-l9r5C7aOAB.jpg Petugas saat memeriksa obat di salah satu toko di Pasar Pramuka. Foto Antara

JAKARTA - Koordinator Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka, Ridwan mengakui selama ini masyarakat selalu menganggap negatif Pasar Pramuka yang terkenal murah. Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk tidak menjual obat kedaluwarsa maupun obat ilegal yang tidak mengantongi izin.

"Nah, jadi jangan karena harganya murah, lalu dianggap negatif," ujar Ridwan di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Rabu kemarin.

Menanggapi kasus penemuan obat Kedaluwarsa oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metrojaya yang bekerja sama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dirinya mengakui ada oknum yang bermain karena semua pedagang di Pasar Pramuka mengedarkan obat Kedaluwarsa.

“Tidak semuanya, pedagang di pasar ini tidak baik. Kalau pun ada, ini oknum yang bermain di dalamnya," tambahnya.

Belajar atas kasus tersebut, dirinya akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi dan akan dibantu para pedagang langsung agar saling mengawasi obat yang akan dijual apakah sudah layak atau tidak. Karena jika ada, kasus yang dilakukan oleh oknum berimbas kepada pedagang lainnya.

"Jalur distribusinya selama ini faktur atau pembelian, ada yang tidak diawasi secara menyeluruh. Beth number dan Kedaluwarsa juga harus dilakukan pengecekan, jangan asal masuk saja," katanya.

Apabila kedapatan obat-obatan masih beredar di wilayahnya, ia tidak segan-segan untuk melaporkan langsung kepada pihak yang berwajib.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini