Share

Ini Alasan Ratusan Dokter Gelar Aksi Unjuk Rasa

Ulung Tranggana, Okezone · Senin 24 Oktober 2016 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 24 338 1522683 ini-alasan-massa-dokter-gelar-aksi-unjuk-rasa-zaSFhNmrCz.jpg Demonstran tampak membentangkan spanduk tuntutan (Foto: dr.Yandra Doni)

JAKARTA – Sebanyak 800 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melakukan aksi unjuk rasa. Aksi itu dilakukan untuk menuntut pemerintah untuk membatalkan Program Dokter Layanan Primer (DLP).

Para dokter menolak penerapan sistem Dokter pelayanan Primer (DLP) karena mereka menilai hal itu bukan solusi dan bentuk pemborosan anggaran.

β€œProdi DLP bukan solusi, hanya pemborosan anggaran,” tulis pendemo dalam spanduk yang dibentangkan, Senin 24/10/2016)

Berdasarkan rilis yang diterima Okezone, dalam aksi itu, para akan mendatangi Kantor Kementerian Kesehatan RI, Kemenkopolhukam dan terakhir Istana negara di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Kepolisian pun tampak melakukan pengawalan kepada para demonstran.

Sekadar diketahui, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan kompetensi dokter terutama pada aspek promotif dan preventif. Pemerintah mewajibkan dokter untuk kembali menempuh program pendidikan DLP selama 3 tahun dengan biaya sekira Rp300 juta per dokter.

Disampaikan Prof. Dr. I. Oetama Marsis,Sp.OG, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) hal tersebut merupakan langkah mubazir. Pasalnya untuk memenuhi kompetensi dokter, Standart Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) yang selama ini berjalan sebenarnya dapat dikatakan cukup.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini