Libur Tahun Baru, Penumpang KRL Naik Signifikan

Reni Lestari, Okezone · Senin 02 Januari 2017 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 02 338 1581307 libur-tahun-baru-penumpang-krl-naik-signifikan-v4ClGVxq8h.jpg Ilustrasi (Dok.Okezone)

JAKARTA – Mengawali tahun 2017 dan masih dalam suasana liburan, jumlah penumpang yang menggunakan jasa KRL Commuter Line Jabodetabek meningkat signifikan. Hal ini ditandai dari padatnya jumlah penumpang di Stasiun Jakarta Kota dan Bogor.

Pada 1 Januari 2017, jumlah penumpang Stasiun Jakarta Kota tercatat 67.935 atau naik 150% dibandingkan hari libur normal yaitu 26.557 pengguna. Sementara untuk Stasiun Bogor meningkat 71% ke angka 64.249 dari yang biasanya 37.464 penumpang per hari pada akhir pekan. Hal itu seperti diungkapkan VP Corporate Communications PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ), Eva Chairunisa.

"Secara keseluruhan jumlah pengguna jasa KRL pada 1 Januari 2017 lalu tercatat mencapai 792.594, sedangkan pada hari libur biasa pengguna hanya berkisar 600 ribu sampai 630 ribu per hari atau meningkat sekitar 30 persen," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/1/2017).

Selain itu, lanjut Eva, PT PT KCJ mengoperasikan sejumlah perangkat loket sementara atau POS Mobile sebagai loket tambahan di sejumlah stasiun yang saat ini dipadati penumpang, antara lain Bogor (4 unit), Jakarta Kota (5 unit), Manggarai (2 unit), Tebet (2 unit), Juanda (2 unit), dan Bekasi (2 unit).

Selain perangkat transaksi tiket, sejumlah petugas seperti pelayanan, kebersihan, dan pengamanan juga ditambah hingga 2 kali lipat pada stasiun yang padat pengguna.

Eva menyatakan, pihaknya mengimbau para penumpang yang ingin lebih praktis dalam menggunakan KRL pada musim libur ini untuk menggunakan kartu multi trip (KMT).

Ia menjelaskan, dengan menggunakan KMT, pengguna dapat langsung menuju gate dan tidak perlu antre di loket setiap akan melakukan perjalanan selama saldo di KMT mencukupi.

Sementara bagi calon penumpang yang masih ingin menggunakan tiket harian berjaminan (THB) diimbau menggunakan THB pergi pulang (THB PP) untuk menghindari antre di stasiun tujuannya saat akan menggunakan kereta kembali untuk perjalanan pulang.

THB PP akan mempermudah para calon penumpang dalam melakukan perjalanannya, karena hanya perlu melakukan satu kali transaksi pergi-pulang di loket stasiun keberangkatan dengan relasi yang sama.

"Selain itu, PT KCJ mengimbau para pengguna untuk tetap menjaga keselamatan diri dan putra putrinya, serta selalu memperhatikan barang bawaannya," tutup Eva.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini