Sylviana Kembali Tegaskan Kasus Kwarda Pramuka Dana Hibah, Bukan Bansos

Dara Purnama, Okezone · Rabu 01 Februari 2017 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 01 338 1606996 sylviana-kembali-tegaskan-kasus-kwarda-pramuka-dana-hibah-bukan-bansos-rCUpPrdCjp.jpg Sylviana Murni Usai Menjalani Pemeriksaan Selama 8 Jam di Bareskrim (Foto: Dara/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri selesai melakukan pemeriksaan terhadap calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni.

Wanita yang kerap disapa Mpok Sylvi itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) pada Kwarda DKI Jakarta tahun anggaran 2014-2015 senilai Rp6,8 miliar.

Sylvi yang juga mantan Walikota Jakarta Pusat itu kembali menegaskan bahwa kasus ini bukanlah dana bansos melainkan dana hibah.

"Bukan, ini namanya hibah. Hari ini ada beberapa dokumen yang diperlihatkan apakah ini tanda tangan Bu Sylvi? Betul, karena ini masalah proposal, kalau hibah itu harus ada proposal penggunaannya untuk apa," jelas Sylvi usai pemeriksaan di gedung sementara Direktorat Tipikor Bareskrim Polri di Gedung Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Sylvi menambahkan dana Rp6,8 miliar tersebut bukan hanya untuk Kwarda DKI Jakarta akan tetapi juga untuk 6 kwartir cabang dan 44 kwartir ranting.

"Jadi itu semua disalurkan lewat rekening. Dan itu relatif tidak seperti yang disampaikan. Yang Rp6,8 miliar itu sebagian untuk kwarcap dan kwartir," tukasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini